
(Jawa Pos Photo)
JawaPos.com - Puluhan ribu orang berkumpul di Pondok Pesantren Sidogiri, Kraton, Pasuruan, Sabtu (25/5). Mereka datang dari berbagai daerah untuk mengikuti acara Haul Ke-43 KH Cholil bin Nawawie bin Noerhasan yang merupakan pengasuh kesepuluh Pondok Pesantren Sidogiri.
"Saya datang dari Madura, rombongan satu bus," ucap Khairul Anam, peserta haul, saat ditemui Jawa Pos di lokasi acara. Banyaknya orang yang mengikuti haul menunjukkan betapa cintanya mereka pada pesantren yang telah berusia 274 tahun itu.
Sejak berdiri pada 1745, pesantren tersebut memang menelurkan banyak ulama besar. Salah satunya adalah Syaikhona Cholil, Bangkalan, yang merupakan guru para kiai di tanah Jawa.
Sebagai pesantren yang telah ratusan tahun berdiri, pondok tersebut juga memiliki ikatan alumni yang kuat. Mereka tergabung dalam wadah Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS). Hingga saat ini, IASS telah memiliki 26 pengurus wilayah di seluruh Indonesia dan luar negeri.
Photo
Pondok Pesantren Sidogiri, Kraton, Pasuruan dalam sebuah kegiatan pada Ramada 1440 H. (Jawa Pos Photo)
"Dua pengurus wilayah di antaranya ada di Malaysia. Yakni, di Kuala Lumpur dan Johor," ucap Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IASS Luthfillah Habibi.
Luthfillah menambahkan, organisasi alumni tersebut dibentuk untuk mewujudkan cita-cita dan perjuangan para pendiri Pondok Pesantren Sidogiri. Salah satunya adalah berkhidmat kepada masyarakat.
Untuk mewujudkannya, setiap pengurus wilayah memiliki program wajib, yakni pengajian bulanan di wilayah masing-masing. Ada juga gerakan subuhan berjamaah dan program-program lain yang diinisiatori setiap pengurus wilayah.
Di luar program-program itu, IASS telah merambah beberapa unit usaha. Di antaranya, biro perjalanan umrah-haji dan jaringan ritel. "Setiap pengurus wilayah telah memiliki unit usaha masing-masing. Minimal ada investasi di Toko Basmalah (unit usaha ritel milik Pesantren Sidogiri)," ucap Luthfillah. "Untuk yang pengurus pusat, baru di unit travel umrah dan haji itu," tambahnya.
Sidogiri memang merupakan salah satu pesantren yang terkenal sukses mengembangkan unit usaha. Kini unit usaha pesantren itu merambah berbagai bidang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
