Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 15.51 WIB

Gigi Berlubang Jangan Ditambal Sendiri, Dokter Ungkap Risikonya

Dokter gigi tengah memeriksa pasien dengan gigi berlubang. (Istimewa). - Image

Dokter gigi tengah memeriksa pasien dengan gigi berlubang. (Istimewa).

JawaPos.com – Gigi berlubang tidak selalu berarti kerusakan hanya terjadi pada bagian yang terlihat. Jika ditangani sembarangan, termasuk dengan menambal sendiri menggunakan produk yang dibeli secara online, kerusakan di bagian dalam gigi justru berisiko tidak terdeteksi.

Dokter gigi, drg. Anggie, mengingatkan masyarakat untuk tidak mencoba menambal gigi berlubang secara mandiri. Menurutnya, kondisi gigi perlu diperiksa terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan perawatan yang sesuai.

"Kalau gigi bolong, jangan pernah coba-coba menambal sendiri menggunakan tambalan gigi yang dibeli di marketplace," ujarnya dikutip Kamis (10/9).

Dia menjelaskan, kondisi bagian dalam gigi tidak bisa diketahui hanya dengan melihat lubang yang tampak dari luar. Bisa saja kerusakan sudah mencapai saraf atau disertai infeksi.

"Kita tidak tahu seberapa dalam lubangnya, apakah sarafnya sudah terkena, apakah ada infeksi, dan bahan yang dipakai juga belum tentu sesuai dengan kondisi gigi," katanya.

Karena itu, menutup lubang secara mandiri belum tentu menyelesaikan persoalan. Penyebab kerusakan tetap perlu diketahui melalui pemeriksaan dan ditangani berdasarkan kondisi gigi.

Jangan Tunggu Gigi Sampai Sakit
Masalah gigi berlubang juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Kerusakan yang semakin parah dapat menimbulkan sejumlah keluhan, seperti sakit gigi, gigi sensitif, pembengkakan, hingga infeksi pada jaringan di sekitar gigi.

drg. Anggie mengatakan pemeriksaan dokter gigi diperlukan agar penyebab gigi berlubang dapat diketahui dan penanganannya tidak dilakukan secara sembarangan.

"Kalau gigi sudah berlubang, seharusnya diperiksa dulu oleh dokter gigi supaya bisa diketahui penyebab dan perawatan yang tepat," ujarnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai rasa sakit semakin berat atau muncul pembengkakan sebelum mencari pertolongan medis.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore