Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Mei 2026 | 02.09 WIB

Mudah Lelah & Sesak Napas? Waspadai Gejala Aritmia

Ilustrasi gejala cepat lelah atau napas terasa pendek padahal hanya melakukan aktivitas ringan banyak diderita pasien kelainan pada struktur jantung. - Image

Ilustrasi gejala cepat lelah atau napas terasa pendek padahal hanya melakukan aktivitas ringan banyak diderita pasien kelainan pada struktur jantung.

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa cepat lelah atau napas terasa pendek padahal hanya melakukan aktivitas ringan? Banyak orang menganggapnya wajar, mungkin karena kurang tidur, kurang olahraga, atau faktor usia. Namun, keluhan tersebut bisa menjadi sinyal adanya masalah jantung, salah satunya kelainan pada struktur jantung.

Kondisi ini terjadi ketika bagian fisik jantung tidak bekerja secara optimal. Menurut dr. Jeffrey D. Adipranoto, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FSCAI di Mayapada Hospital Surabaya, gangguan pada struktur jantung dapat melibatkan berbagai bagian pada jantung.

“Kelainan struktur jantung dapat berupa katup yang bocor atau menyempit, dinding jantung menebal atau melemah, hingga ruang jantung membesar. Penurunan kemampuan pompa membuat suplai oksigen ke jaringan berkurang sehingga pasien mulai merasakan keluhan saat beraktivitas. Kondisi ini sering dianggap kelelahan biasa sehingga pemeriksaan jantung baru dilakukan setelah gejala bertambah,” jelasnya.

Pada tahap awal, tubuh masih mampu beradaptasi sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal. Namun, seiring waktu, beban kerja jantung meningkat dan tanda-tandanya menjadi lebih jelas, seperti mudah lelah, sesak saat aktivitas, jantung berdebar, atau pembengkakan di kaki. 

“Bila tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi gagal jantung maupun gangguan irama jantung (aritmia),” tambah dr. Jeffrey.

Karena keluhannya sering tidak khas, banyak orang tidak menyadari perlunya pemeriksaan sejak awal. Salah satu cara menilai struktur sekaligus fungsi jantung adalah melalui ekokardiografi. 

“Melalui pemeriksaan ekokardiografi, dokter dapat melihat kondisi katup, ukuran ruang jantung, dan kekuatan pompa jantung secara menyeluruh, bahkan sebelum muncul gejala berat,” ujarnya. 

Pemeriksaan dianjurkan terutama bagi orang dengan tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, perokok, riwayat penyakit jantung dalam keluarga, atau usia di atas 40 tahun, meski keluhan pada usia muda tetap tidak boleh diabaikan.

Dengan demikian, keluhan seperti sesak napas dan mudah lelah sebaiknya tidak diabaikan dan perlu dievaluasi sejak dini. 

Mayapada Hospital Surabaya melalui Heart & Vascular Center berkomitmen mendukung pemeriksaan dan pencegahan gangguan struktur jantung secara kolaboratif dan komprehensif melalui tiga pilar utama layanan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore