
Seseorang yang mengidap parasomnia. (Pexels/Photo by Jefferson)
JawaPos.com - Pernah dengar istilah parasomnia? Gangguan tidur ini bikin seseorang melakukan hal-hal aneh saat tidur, mulai dari jalan-jalan, bicara sendiri, sampai makan tanpa sadar.
Meskipun sering dianggap sepele, parasomnia bisa mengganggu kualitas tidur dan bahkan membahayakan diri sendiri maupun orang lain di sekitar. Tidak heran jika gangguan ini termasuk salah satu yang perlu diwaspadai, apalagi jika terjadi secara berulang.
Dilansir dari Healthline pada Selasa (27/05), parasomnia bukan cuma soal mengigau atau mimpi buruk semata. Ada berbagai jenis dan penyebab yang perlu dipahami untuk bisa menangani gangguan ini secara tepat.
Artikel ini akan membahas tuntas pengertian parasomnia, jenis-jenisnya, serta apakah parasomnia tergolong gangguan yang berbahaya bagi kesehatan fisik maupun mental.
Apa Itu Parasomnia?
Parasomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan perilaku atau pengalaman tidak normal saat tidur. Gangguan ini bisa terjadi selama transisi antara tidur dan bangun, atau di tengah-tengah tidur, terutama pada fase tidur non-REM dan REM.
Yang membedakan parasomnia dari mimpi biasa adalah adanya aktivitas fisik yang nyata, seperti berjalan, berbicara, atau bahkan makan, tanpa disadari oleh penderita. Pada beberapa kasus, orang yang mengalami parasomnia bisa tampak seperti sadar, padahal sebenarnya sedang dalam kondisi tidur.
Menurut keterangan dari Cleveland Clinic, parasomnia tidak selalu menimbulkan bahaya. Namun, pada kondisi tertentu, gangguan ini bisa memicu risiko cedera—baik pada penderita maupun orang lain di sekitarnya.
Jenis-Jenis Parasomnia
Parasomnia terbagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan fase tidur saat gejalanya muncul. Berikut ini beberapa jenis parasomnia yang paling umum:
1. Sleepwalking (Tidur Sambil Berjalan)
Sering kali terjadi pada anak-anak, tetapi juga bisa muncul pada orang dewasa. Penderita akan bangun dari tempat tidur dan berjalan-jalan tanpa sadar. Mereka tampak terjaga, tapi tidak responsif dan tidak mengingat kejadian tersebut keesokan harinya.
2. Sleep Talking (Tidur Sambil Berbicara)
Umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi gangguan bagi pasangan tidur. Penderita berbicara dalam kondisi tidur, mulai dari gumaman tidak jelas hingga percakapan lengkap.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
