
Mayapada Hospital kembali menjadi Official Hospital Partner ajang kompetisi lari Pocari Sweat Run Indonesia pada 20-21 Juli 2024. (Istimewa)
JawaPos.com – Mayapada Hospital kembali menjadi Official Hospital Partner ajang kompetisi lari Pocari Sweat Run Indonesia pada 20-21 Juli 2024. Sebagai Official Hospital Partner, Mayapada Hospital berperan mewujudkan #saferunning, di mana seluruh unit Mayapada Hospital yang berada di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, hingga Surabaya.
Pada tahun ini, Mayapada Hospital berinovasi meningkatkan layanan kesehatan untuk runner, salah satunya dengan menghadirkan asesmen kesehatan mandiri sebelum kompetisi lari dimulai. Asesmen ini Mayapada Hospital sediakan sebagai langkah bersama untuk melakukan pencegahan cedera dan kasus kegawadaruratan yang dapat dialami saat acara berlangsung.
Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan Susanto Hermawan, mengatakan, Mayapada Hospital berkolaborasi dengan Pocari Sweat Run Indonesia menyediakan Pre-Race Health Screening, yaitu formulir asesmen mandiri (self health assessment) dengan beberapa pertanyaan seputar kondisi dan riwayat kesehatan yang perlu runner isi untuk dapat mengetahui dan menilai kesiapan para runners sebelum ikut serta dalam ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024.
"Kami bersyukur inisiatif ini direspon positif oleh para runner karena ternyata lebih dari 17.000 runner telah mengisi Pre-Race Health Screening. Ini menandakan bahwa runner sudah aware dan peduli terhadap kesiapan dan kondisi kesehatan mereka masing-masing untuk mengikuti lari marathon," ujar Irwan dalam keterangannya.
“Selamat atas kesuksesan acara Pocari Sweat Run Indonesia dan kami bersyukur seluruh runner dapat menuntaskan lari nya dengan aman. Dibalik kesuksesan Mayapada Hospital Bandung dalam mengawal keselamatan seluruh peserta offline Pocari Sweat Run di Bandung, kami juga didukung oleh unit Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Kuningan, Tangerang, Bogor, dan Surabaya. Dengan kolaborasi bersama, kami menyediakan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan runner sebelum dan sesudah lari," tambahnya.
Berbagai dukungan berupa edukasi dan layanan kesehatan secara menyeluruh diberikan Mayapada Hospital untuk mengawal kesehatan dan keselamatan para runner mulai dari pre-event, event, hingga post-event. Sejak Mei 2024, Mayapada Hospital menghadirkan dokter-dokter spesialis dan subspesialis untuk mengedukasi #saferunning kepada komunitas lari di berbagai kota besar di Indonesia, seperti di Surabaya, Bogor, Bandung, dan Batam.
Mayapada Hospital juga menyediakan paket Medical Check Up (MCU) Runner yang dapat dilakukan di seluruh unit Mayapada Hospital. Mayapada Hospital Bandung, sebagai unit Mayapada Hospital yang berlokasi di kota penyelenggaraan Pocari Sweat Run Indonesia 2024, secara khusus juga memberikan promo MCU dan vitamin booster, serta fasilitas pemeriksaan EKG gratis mulai 18 Juli 2024 hingga satu bulan ke depan.
Pocari Sweat Run Indonesia 2024 telah sukses terselenggara dengan total lebih dari 13.000 pelari bergabung secara offline di gedung sate kota Bandung, dan lebih dari 16.000 pelari bergabung secara virtual. Dalam mengawal keselamatan pelari offline race di Bandung, Mayapada Hospital Bandung bersama unit Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Kuningan, Tangerang, Bogor, siaga menyediakan lebih dari 50 tim medis yang terdiri dari dokter spesialis dan dokter umum, perawat lengkap beserta fisioterapis olahraga, fasilitas ambulans, serta tenda ICU untuk penanganan kasus kegawatdaruratan dengan cepat dan tepat.
Baca Juga: Lari Maraton Bisa Jadi Investasi untuk Jantung yang Sehat? Ini Kata Dokter!
dr. Alvin Wiharja, Sp.KO , M.M.R.S - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Mayapada Hospital Bandung yang juga terjun langsung mengawal keamanan dan keselamatan pelari selama Pocari Sweat Run Indonesia mengatakan, ada dua jenis cedera yang dialami runner selama acara berlangsung hari ini, yakni cedera akut dan overuse injury.
Cedera akut adalah situasi yang terjadi secara mendadak, seperti kram, atau rasa nyeri pada otot yang tertarik atau terkilir. Sedangkan, overuse injury adalah kondisi rasa nyeri yang terjadi karena gerakan berulang dan bertahap, seperti Shin Splints (nyeri betis) dan Illotibial Band Syndrome (nyeri sendi lutut dan paha bagian luar).
"Kondisi ini terjadi biasanya karena ligamen terpakai secara masif saat berlari, sehingga menyebabkan rasa nyeri. Oleh karena itu, waktu yang tepat untuk mendapatkan perawatan atau penanganan cedera adalah begitu merasakan nyeri saat berlari," ujarnya.
Ia juga menerangkan bahwa dalam mengawal acara, Tim Medis Mayapada Hospital Bandung juga siap menangani kasus kegawatdaruratan yang bisa saja terjadi saat acara berlangsung.
Mayapada Hospital Bandung melalui layanan Cardiac Emergency telah mengerahkan tim medis beserta fasilitas lengkap yang siaga untuk menangani kegawatdaruratan jantung pada peserta Pocari Sweat Run Indonesia.
Cardiac Emergency adalah bagian dari layanan Cardiovascular Center yaitu layanan unggulan Mayapada Hospital untuk menangani berbagai kasus jantung secara komprehensif, mulai dari pencegahan, skrining dan diagnosis, pengobatan, sampai dengan rehabilitasi pasca-tindakan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
