
Ilustrasi tanggapan pengguna media sosial ketika orang mengunggah cerita sedih. (Pinterest)
JawaPos.com - Banyak cara untuk memanfaatkan media sosial, mulai dari mencari informasi, hiburan, hingga sebagai ajang untuk pamer.
Bahkan, tak jarang orang memilih untuk menunjukkan emosi yang sedang dirasakan kepada publik, misalnya dengan mengumbar kesedihan atau sadfishing.
Menurut mereka, mengumbar kesedihan di media sosial terasa asyik untuk dilakukan. Padahal, perilaku ini bisa berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain.
Nah, berdasarkan yang dilansir dari Journal Moestopo, Selasa (9/7) menyebutkan bahwa, sadfishing sendiri merupakan fenomena memancing kesedihan atau istilah yang digunakan untuk menggambarkan tren perilaku dimana seseorang membuat klaim berlebihan tentang masalah emosional untuk menghasilkan simpati di media sosial, tujuannya jelas untuk mengumbar kesedihan dan mendapat dukungan atau perhatian dari follower-nya.
Namun, alih-alih mendapat simpati, tak jarang juga pengguna media sosial yang melakukan sadfishing justru menerima cemoohan dan komentar negatif lainnya, bahkan mengarah kepada bullying.
Dan jika berlangsung secara terus-menerus, hal ini justru berbahaya bagi kesehatan mental para pelaku sadfishing ini.
Berdasarkan yang dilansir dari situs resmi Sampoerna Academy, Selasa (9/7) disebutkan bahwa ada beberapa kemungkinan risiko yang dapat timbul ketika melakukan sadfishing, yaitu sebagai berikut:
1. Tidak Bisa Mengendalikan Diri
Orang yang melakukan sadfishing cenderung tidak bisa mengendalikan diri atau emosinya. Hal ini dapat berakibat pada bagaimana interaksi sosialnya dengan orang lain.
2. Tidak Mendapatkan Respon Berujung Frustasi dan Kecewa
Terlalu banyak mengumbar kesedihan dan mengekspresikan kesedihan tanpa kenal waktu, ini bisa membuat orang lain jadi enggan atau jaga jarak untuk tidak memberikan bantuan.
Mengekspresikan kesedihan namun tidak kunjung mendapatkan bantuan yang diharapkan bisa berujung pada munculnya rasa frustasi dan kecewa.
3. Memicu Munculnya Gangguan Mental
Sadfishing yang tidak ditangani dengan baik atau tidak bisa dikendalikan dapat berujung pada munculnya gangguan mental yang lain, seperti memicu gejala depresi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
