
Eustress dan Distress./Pexels/Andrea Piacquadio
JawaPos.com - Eustress dan Distress adalah dua bentuk stress yang tak banyak diketahui oleh masyarakat.
Kedua model stress ini, baik Eustress maupun Distress, merupakan dua kondisi yang berseberangan, bertolak belakang.
Baik Eustress maupun Distress ibarat sebuah hitam dan putih dalam konteks stres. Satu sisi adalah sesuatu yang positif, di sisi yang lain bersifat negatif.
Dimas Aryo Wicaksono, dosen psikologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjelaskan bahwa tak semua stress berkonotasi buruk atau merugikan.
Melainkan, ada stres yang justru bisa sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi seseorang untuk terus mengembangkan dirinya.
“Stress itu sendiri dimaknai dua yang dikenal dengan eustress dan distress. Jadi sebetulnya stress itu bisa jadi sesuatu yang bermanfaat tapi bisa juga menjadi sesuatu yang merugi,” jelas Wicaksono yang dikutip dari YouTube Universitas Airlangga pada Jum’at (29/3).
Banyak dari kita yang menganggap stress adalah sesuatu yang negatif, sesuatu yang buruk dan lain semacamnya.
Tak heran ketika mengalami stres, kita seolah-olah langsung membuangnya jauh-jauh dan berusaha menghindarinya.
Padahal, ada yang stres yang bermanfaat bagi seseorang. Dapat menjadi penyemangat untuk terus memacu seseorang untuk mengembangkan dirinya.
Stress bersifat positif semacam ini yang kemudian disebut sebagai eustress. Sebuah stres yang bisa memotivasi seseorang untuk menyelesaikan masalah.
“Stres yang bermanfaat itu dikenal dengan eustress. Di mana ketika kita dari stress justru malah memunculkan semangat untuk kita merasa tertantang, kita merasa termotivasi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut,” tutur Wicaksono.
Bahkan eustress ini tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri melainkan juga bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dikutip dari Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi pada Jum’at (29/3) bahwa respon positif dari eustress tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh lingkungan sekitarnya, seperti dengan adanya pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi.
Eustress merupakan situasi atau kondisi apapun yang dialami seseorang, yang kemudian memberikan inspirasi dan memberikan motivasi untuk bertindak positif.
Berkebalikan dengan eustress, stres yang berdampak buruk, bersifat negatif, bahkan stress yang acap kali dihindari banyak orang itu disebut distress.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
