Kuku Cantengan
JawaPos.com - Kuku cantengan terjadi ketika ujung kuku tumbuh ke dalam kulit di sekitarnya, biasanya di sudut kuku. Ini dapat mengakibatkan peradangan, kemerahan, pembengkakan, dan rasa sakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor. Meskipun kuku cantengan umum terjadi, tidak semua orang mengalaminya. Namun, bagi yang mengalaminya, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Rasa sakit yang timbul akibat kuku cantengan menjadikan individu sulit untuk berjalan hingga berdiri. Aktivitas yang melibatkan penggunaan kaki, seperti berolahraga atau berdiri dalam waktu yang lama, juga dapat terganggu.
Ketidaknyamanan ini dapat mempengaruhi produktivitas karena mengganggu konsentrasi dan kenyamanan saat melakukan berbagai aktivitas.
Oleh karena itu, penanganan yang tepat diperlukan untuk mengatasi kuku cantengan dan mencegah dampak negatifnya terhadap aktivitas dan produktivitas.
Jika tidak diobati dengan benar, kuku cantengan dapat menjadi lebih parah dan berpotensi menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab hingga cara untuk mengatasinya.
Dilansir dari Cleveland Clinic pada Rabu (21/2), kuku cantengan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yakni diantaranya sebagai berikut:
1. Memotong jari kaki dengan tidak tepat. Jika Anda memotong kuku jari kaki terlalu pendek atau bulat, kuku tersebut berpotensi akan tumbuh ke dalam kulit Anda, sehingga akan menyebabkan cantengan.
2. Sepatu yang tidak pas, seperti terlalu sempit.
3. Robeknya sudut kuku Anda.
4. Cedera pada jari kaki, seperti berbenturan dengan benda keras hingga terinjak.
5. Bentuk jari kaki Anda juga dapat menjadi penyebabnya. Misalnya, jika kuku Anda lebih besar dari ukuran jari kaki Anda, maka jaringan di sekitar tepi kuku akan tumbuh secara alami mengelilingi kuku Anda.
Kuku cantengan dapat terjadi oleh siapa saja, namun, orang yang lebih rentan mengalami hal ini yaitu remaja, atlet, dan individu yang mengalami kondisi tertentu. Seperti individu yang terkena diabetes, individu yang memiliki kerusakan saraf yang parah di sekitar kuku, individu dengan gangguan sirkulasi darah yang buruk, hingga individu yang terkena infeksi kuku (paronychia).
Jika Anda mengalami kuku cantengan, ikuti langkah-langkah berikut sebagai bentuk solusi terbaik untuk membantu mengelola infeksi dan mencegah rasa sakit.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
