
Ilustrasi ibu hamil
JawaPos.com - Perempuan akan mengalami keterbatasan reproduksi seiring berjalannya usia. Tapi sayangnya, perempuan modern tak menyadari bahwa reproduksi harus dikejar sejak usia sebelum 30 tahun.
Banyak perempuan merasa mementingkan karir terlebih dulu. Alhasil, seringkali reproduksi sudah tak berfungsi dengan baik. Salah satu usaha yang dilakukan adalah program bayi tabung.
Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dr. Yassin Yanuar Mohammad, SpOG(K), MSc, dalam presentasinya menjelaskan program bayi tabung merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kehamilan pada pasangan yang mengalami gangguan kesuburan. Yakni dengan cara mempertemukan sperma dan sel telur diluar tubuh manusia. Setelah terjadi pembuahan, sejumlah 2-3 embrio akan ditanam kembali ke rahim si calon ibu.
"Hal ini membedakannya dengan konsep inseminasi di mana proses pertemuan antara sperma dan sel telur tetap terjadi di dalam tubuh manusia," katanya dalam konferensi pers bersama SMART-IVF bayi tabung pintar, Selasa (18/12).
Kini ada program bayi tabung pintar. Menurutnya, Smart IVF, tidak sederhana (not simple) prosesnya karena sama dengan program bayi tabung lainnya yang melewati 8 tahapan. Yakni melewati pemeriksaan USG, hormon, saluran telur dan sperma, penyuntikan obat untuk membesarkan sel telur, penyuntikan obat penekan hormon, pengambilan sel telur, pembuahan, pengembangan embrio, penanaman embrio serta tahap menunggu hasil.
Namun dengan konsep ini, biaya yang diperlukan lebih terjangkau. Dengan demikian kami berharap banyak pasutri yang menginginkan keturunan melalui program bayi tabung dapat terbantu.
“Dengan adanya laboratorium yang canggih dengan peralatan teknologi tinggi pada program bayi tabung pintar ini, maka memungkinkan dilakukannya prosedur pencarian sel telur, mempertemukan sel telur dengan sel sperma, penetasan sel telur, kultur embrio, sampai pembekuan embrio dsn lainnya," ujarnya.
Bagaimana keberhasilannya?
Angka keberhasilan bayi tabung pintar mencapai 30-40 persen. Jumlah itu sudah sama peluangnya dengan pasutri yang baru saja menikah atau pengantin baru.
"Pasangan pengantin baru itu sebanyak 30 persen ada peluang hamil pasca menikah sebulan pertama. Bayi tabung peluang berhasil 30-40 persen per cycle. Kok enggak 100 persen? Ya pengantin baru saja cuma 30 persen. Ini reproduksi manusia akan kembali seperti pengantin baru tanpa harus nikah lagi," katanya tertawa.
Salah satu cara mendapatkan kehamilan karena masalah gangguan kesuburan yang paling aman adalah bayi tabung. Caranya dengan mempertemukan sperma dan sel telur di luar tubuh manusia di bawah mikroskop berbentuk cawan.
"Setelah terjadi pembuahan, akan ditanam kembali di rahim ibu, kami akan lihat perkembangannya selama 4 pekan atau satu bulan untuk terjadi peluang kehamilan," tutupnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
