
Hailey Bieber (Instagram @haileybieber)
JawaPos.com – Hailey Bieber mengungkapkan bahwa dirinya pernah didiagnosis memiliki kondisi kesehatan pada rahim sebelum menjalani kehamilan.
Dilansir dari laman Independent pada Sabtu (7/3), Model berusia 29 tahun itu mengatakan kondisi tersebut membuat kehamilannya berisiko tinggi.
Hailey juga menyampaikan pengakuan tersebut saat tampil dalam podcast SHE MD yang dipandu oleh Mary Alice Haney dan dokter kandungannya, Thaïs Aliabadi.
Dalam perbincangan tersebut, Hailey menjelaskan bahwa dokternya sebelumnya sempat memperingatkan agar ia tidak hamil terlebih dahulu. Peringatan itu disampaikan karena ia memiliki kondisi yang disebut septum pada rahim.
Menurut Hailey, dokter ingin memastikan kondisi tersebut diperiksa lebih lanjut sebelum ia merencanakan kehamilan.
Hailey mengatakan septum rahim merupakan dinding tipis yang berada di dalam rongga rahim. Kondisi tersebut dapat memiliki tingkat keparahan yang berbeda, mulai dari ringan hingga berat.
Pada kasus Hailey, septum tersebut dikategorikan sebagai tingkat sedang dengan ukuran sekitar satu hingga dua sentimeter.
Menurut penjelasan dokter, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan.
Hailey disebut memiliki risiko keguguran sekitar 25 hingga 40 persen. Selain itu, ia juga memiliki kemungkinan mengalami kelahiran prematur dengan risiko sekitar 10 hingga 20 persen.
Hailey mengaku risiko tersebut sempat membuatnya khawatir ketika mengetahui dirinya hamil. Ia mengatakan kekhawatiran muncul karena perkembangan janin dapat memengaruhi kondisi septum di dalam rahim. Meski demikian, ia bersyukur karena proses kehamilannya akhirnya berjalan dengan baik.
Putra Hailey dan suaminya, Justin Bieber, yang bernama Jack Blues Bieber lahir setelah masa kehamilan yang panjang.
Hailey juga pernah menceritakan pengalaman melahirkan tersebut dalam wawancara dengan Vogue pada Mei 2025. Ia menyebut proses persalinan itu sebagai pengalaman paling sulit yang pernah ia jalani.
Dalam wawancara tersebut, Hailey mengungkapkan bahwa proses persalinannya berlangsung selama berjam-jam tanpa epidural.
Setelah sekitar 18 jam, putranya akhirnya lahir, meskipun ia sempat mengalami komplikasi. Hailey mengalami pendarahan pascamelahirkan sebelum akhirnya kondisi kesehatannya kembali stabil.
