
Ilustrasi pengentalan darah. Sejumlah penyakit degeneratif yang bergeser ke usia muda seperti stroke, salah satunya dipicu oleh pengentalan darah.
JawaPos.com - Belakangan ini dunia kesehatan semakin populer dengan istilah pengentalan darah. Sejumlah penyakit degeneratif yang bergeser ke usia muda seperti stroke, salah satunya dipicu oleh pengentalan darah. Sebetulnya apa itu pengentalan darah?
Darah kental secara umum disebabkan karena adanya kerusakan pada pembuluh darah. Selain itu, gumpalan kolesterol di pembuluh darah juga dapat menyebabkan darah menjadi kental. Ketika aliran darah tidak lancar, darah kental juga dapat terbentuk. Hal ini disebabkan karena trombosit mudah untuk menyatu satu sama lain.
"Darah kental akhir-akhir ini lebih karena gaya hidup (lifestyle). Kolesterol tinggi di dalam darah," kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Mereka yang berisiko mengalami pengentalan darah antara lain seseorang obesitas, perokok, dan memiliki riwayat genetik. Hal itu memicu terjadinya penyakit jantung dan kardiovaskular seperti stroke. Sebab pasokan oksigen tersumbat kolesterol dan tak bisa mengalir ke organ di dalam tubuh serta ke otak.
Bila terdapat sumbatan, darah akan menumpuk dan trombosit dapat menyatu membentuk darah kental. Darah kental atau menggumpal yang mengganggu pasokan darah ke organ penting dapat menjadi komplikasi yang serius jika tidak diobati. Salah satunya penyakit stroke.
"Lebih ke lifestyle. Memang ada faktor genetik juga. Oh bukan (bukan karena terlalu capek)," ungkap dr. Ari.
Maka dr. Ari mengimbau masyarakat untuk menjaga gaya hidupnya salah satunya pola makan dan berat badan untuk meghindari obesitas. Makanan tinggi lemak seperti gorengan dan makanan bersantan tentu bisa memicu kolesterol tinggi di dalam darah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
