
Ilustrasi Plastik pembungkus hewan kurban.
JawaPos.com - Plastik kemasan yang biasa digunakan untuk membungkus makanan ternyata banyak macamnya dan ada juga yang sudah memiliki sertifikat halal.
Pasalnya, label halal sudah menjadi kebutuhan konsumen muslim di Indonesia yang harus diperhatikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Terlebih plastik itu digunakan untuk membungkus daging kurban pada perayaan Idul Adha kemarin.
“Konsumen plastik wajib tahu, bahwa plastik juga harus memiliki label halal. Ini kaitannya untuk keamanan produk,” ujar Marketing Produk Sinar Joyoboyo Plastik melalui keterangan tertulisnya kepada Jawapos.com, Senin (4/9).
Dia menjelaskan seberapa pentingnya arti kemasan sebuah produk. Karena, kemasan bukan hanya sekedar bahan yang dapat membungkus makanan dan minuman dengan baik, namun juga harus berfungsi melindungi isi produk agar tetap terjaga kualitas mutunya agar tidak rusak.
“Sebab, kemasan plastik yang baik harus juga mampu menjaga kandungan gizi produk yang terkandung di dalamnya. Termasuk daging kurban,” paparnya.
Berbagai jenis kemasan yang beredar di pasaran yang dikhususkan untuk produk pangan umumnya terbuat dari berbagai jenis bahan, ada yang terbuat dari kaleng, kaca, styrofoam, kertas dan juga plastik.
Karena itu, kosumen harus bisa lebih cermat dalam memilih wadah makanan dan minuman berbahan plastik. Konsumen hendaknya dapat memilih plastik yang memiliki kualitas food grade.
“Biasanya dilambangkan dengan sendok dan garpu yang artinya bahan plastik yang berkategori aman untuk bersentuhan dengan makanan," ungkap Himawan.
Namun tak hanya memilih plastik yang berlogo sendok garpu saja, bagi mayoritas masyarakat Indonesia yang muslim ternyata plastik yang halal pun tak kalah penting bagi makanan yang berfungsi melindungi makanan agar tidak terkontaminasi dari hal lain yang tidak halal.
"Plastik yang diolah dengan berbahan dasar high density polyethelene yang telah bersertifikat Halal oleh MUI ini tentunya bisa menjadi pilihan," papar Himawan.
Himawan juga mengimbau agar masyarakat lebih cermat dalam memilih plastik, plastik bisa dicermati dengan tiga cara. Dicium, plastik yang baiknya tentunya bebas dari bau bahan kimia.
Jangan lupa, lanjutnya, harus diraba, sebab plastik yang baik jika diraba permukaannya halus tidak tersisa butiran butiran kasar atau mengumpal pada permukaannya.
Untuk bisa mendapatkan plastik kemasan yang baik, tentunya kata Himawan, biji plastik yang digunakan dan juga proses produksi juga sudah harus disertifikasi halal.
“Kebetulan kami adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Sehingga ini merupakan terobosan besar yang layak mendapat apresiasi dan menjadi tonggak kebutuhan akan sertifikasi halal untuk kemasan produk pangan. Sebab produk halal dan higienis merupakan kebutuhan utama masyarakat Indonesia," tandasnya.
Sebagaimana diketauhi, seperti tahun sebelumnya, produsen plastik Sinar Joyoboyo, kembali berbagi membagikan produknya yang sudah bersertifikat halal kepada ratusan masjid di Indonesia, terutama Masjid Istiqlal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
