Ilustrasi wanita mengalami depresi./Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Depresi merupakan salah satu gangguan psikologis yang banyak dialami oleh orang di sekitar kita, salah satunya pada diri sendiri.
Dilansir dari laman Ciputra Hospital, berdasarkan data dari The Awareness Center menemukan sekitar 264 orang di seluruh dunia yang menderita depresi.
Pada umumnya ciri ciri orang depresi bisa dikenali termasuk melalui wajah. Dilansir dari laman Dosen Psikologi, terdapat beberapa ciri ciri wajah orang yang mengalami depresi diantaranya :
Ciri wajah orang yang mengalami depresi bisa dilihat dari kantung mata. Kantung mata biasanya dikaitkan dengan pola hidup dan tidur yang kurang teratur.
Orang yang depresi cenderung mengalami pola hidup yang berantakan mulai dari kesulitan tidur, bahkan ada yang menghabiskan 2 hingga 3 jam sehari hanya untuk tidur.
Pola tidur yang tidak teratur bisa terlalu lama atau kurang istirahat bisa menyebabkan perubahan fisik salah satunya muncul kantung mata yang berwarna hitam atau bengkak.
Selain itu biasanya orang depresi juga sering menangis yang menambah bengkak pada mata. Cara untuk mengatasi ini tentu dengan memperbaiki pola hidup dan tidur yang baik.
Jerawat memang bisa muncul karena beberapa sebab salah satunya depresi. Berbeda dengan jerawat biasanya, jerawat yang disebabkan karena depresi ini tidak bisa pulih meskipun sudah dilakukan berbagai perawatan mulai dari skincare hingga medis.
Biasanya jerawat ini akan pulih seiring dengan redanya depresi yang dialami. Jerawat yang muncul karena depresi dikaitkan dengan hormon stress dalam tubuh yang disebut kortisol. Hormon ini menyebabkan bagian otak hipotalamus memproduksi hormon CRH.
Hormon CRH ini justru membuat kelenjar sebasea menghasilkan lebih banyak minyak di sekitar folikel rambut dan bisa menyebabkan pori-pori tersumbat. Sehingga wajah menjadi kurang sehat dan banyak jerawat.
Pada umumnya orang yang mengalami depresi mengalami kerontokan pada rambut. Hal ini didukung oleh studi yang menjelaskan bahwa aktivitas saraf simpatik saat depresi dan stress mengakibatkan sel punca menjadi menghilang dan sel melanosit berfungsi dalam memproduksi pigmen yang memberikan warna pada rambut.
Perubahan yang dihasilkan dari kedua hormone tersebut menyebabkan warna rambut menjadi lebih cepat berubah dan mengalami kerontokan hingga kebotakan.
Orang yang mengalami depresi bisa menggerakkan gigi pada saat kondisi tegang. Apabila ini berlangsung terus-menerus maka bisa menyebabkan kerusakan gigi dan rahang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
