Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Februari 2024 | 15.50 WIB

6 Kombinasi Suplemen dan Vitamin yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan Menurut Ahli, Nomor 3 Tak Disangka!

Ilustrasi buah-buahan segar dengan berbagai jenis suplemen dan vitamin di atas sendok kayu.

JawaPos.com – Suplemen makanan dan vitamin dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, terutama bagi orang-orang yang mengalami kekurangan nutrisi tertentu. Namun, mengonsumsi suplemen secara bersamaan dapat menimbulkan masalah kesehatan jika tidak dilakukan dengan hati-hati. 

Beberapa suplemen dapat saling mengganggu penyerapan atau bahkan berpotensi berbahaya jika dikombinasikan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kombinasi suplemen apa saja yang sebaiknya dihindari. 

Berikut adalah enam kombinasi suplemen yang dapat mengurangi efektivitas atau meningkatkan risiko efek samping, seperti yang dilansir dari Discover Magazine, Kamis (22/2).

1. Kalsium dan Magnesium

Magnesium memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meredakan sembelit, menjaga kesehatan jantung, dan meningkatkan fungsi otak. Kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perawatan tulang, serta berperan dalam pembekuan darah, kontraksi dan relaksasi otot. 

Namun, jika dikonsumsi secara bersamaan, keduanya akan saling bersaing dalam penyerapan, sehingga mengurangi efektivitas masing-masing. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya beri jeda waktu antara mengonsumsi kalsium dan magnesium, misalnya dengan mengonsumsi kalsium bersama makanan dan mengonsumsi magnesium sebelum tidur. 

Menurut ahli diet tersertifikasi Allison Herries, RDN, mengonsumsi kalsium dan magnesium secara bersamaan dapat menyebabkan penyerapan magnesium menurun, terutama jika mengonsumsi kalsium dengan dosis sangat tinggi. 

Selain itu, penelitian dalam jurnal International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences menunjukkan bahwa kalsium dan magnesium dapat menghambat penyerapan obat antihipertensi golongan CCB, yang dapat mengurangi efektivitas pengobatan.

2. Zat Besi dan Teh Hijau

Besi berperan dalam produksi hemoglobin, mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan kehamilan, meningkatkan energi, dan meningkatkan kinerja olahraga. 

Teh hijau kaya akan antioksidan dan memberikan manfaat kesehatan seperti mengurangi peradangan, melindungi dari stres oksidatif, dan menurunkan kadar gula darah dan risiko kanker. 

Namun, teh hijau dapat menghambat penyerapan besi, sehingga sebaiknya tidak mengonsumsi besi dan teh hijau secara bersamaan, baik sebagai suplemen maupun minuman. Jika Anda membutuhkan suplemen besi, sebaiknya minumnya dengan air putih atau jus jeruk, yang dapat meningkatkan penyerapan besi. 

Menurut penelitian dalam jurnal Food Chemistry, teh hijau mengandung senyawa polifenol yang dapat membentuk kompleks dengan besi dan mengurangi ketersediaannya bagi tubuh. Hal ini dapat menyebabkan defisiensi besi, terutama pada orang yang rentan seperti wanita hamil, anak-anak, dan vegetarian.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore