Ilustrasi: Cara mengenali dan mengatasi emosi
JawaPos.com – Emosi merupakan hal yang sangat penting karena merupakan informasi kecil untuk mengingatkan kita akan nilai-nilai yang melekat dengan kehidupan kita, persepsi kita terhadap suatu pengalaman, kebutuhan kita, serta kesukaan dan ketidaksukaan kita.
Namun, perasaan bisa jadi menantang dan menyakitkan, jadi kita mengabaikannya atau mungkin kita tidak memiliki keberanian yang cukup untuk mengungkapkannya, sehingga kita memendamnya.
Meskipun hal ini tampaknya efektif dalam jangka pendek, perasaan yang tertekan pada akhirnya akan menimbulkan permasalahan baru yang lebih besar, seperti kecemasan, depresi, fobia, maag, fibromyalgia, masalah pencernaan, dan lainnya.
Sulit untuk mengelola emosi dan memenuhi kebutuhan kita jika kita tidak mengetahui apa yang sebenarnya kita rasakan. Sehingga, penting untuk mengenali emosi dan mengetahui cara mengatasinya agar tidak menimbulkan luka batin berkepanjangan.
Untuk mengetahui hal tersebut lebih jauh, simak penjelasan yang dikutip dari mindfulnessmuse.com dan acfmw.com dibawah ini.
Cara Mengenali Emosi
Langkah ini mendorong Anda untuk menggambarkan peristiwa emosional yang terjadi kepada Anda secara lengkap. Cobalah untuk hanya berpegang pada fakta pada langkah ini (bukan interpretasi).
Anggap ini sebagai kesempatan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab peristiwa emosional tersebut. Alasan langkah ini sangat penting adalah karena seringkali makna yang kita berikan pada peristiwa-peristiwa itulah yang menentukan reaksi emosional kita.
Misalnya, jika Anda berencana pergi ke bioskop bersama seorang teman dan dia membatalkannya pada menit-menit terakhir, penafsiran Anda tentang alasan dia membatalkannya akan secara langsung memengaruhi respons emosional Anda.
Pertimbangkan perbedaan perasaan Anda jika Anda memilih menanggapi peristiwa tersebut dengan dua penafsiran berbeda, lihatlah mana yang lebih baik.
“Dia selalu terlalu sibuk untukku. Kurasa dia bukan teman yang baik”.
“Saya tahu dia punya proyek besar yang harus diselesaikan besok. Dia mungkin sibuk mengerjakannya malam ini.”
Luangkan waktu untuk mengidentifikasi respons emosional primer dan sekunder Anda terhadap peristiwa tersebut. Perhatikan sensasi fisik apa pun yang mungkin Anda alami (misalnya, tenggorokan terasa sesak, perut mual, atau rahang menegang).
Pertanyaan-pertanyaan ini mendorong Anda untuk mengidentifikasi dorongan Anda. Langkah ini membutuhkan kejujuran penuh pada diri Anda sendiri agar proses ini menjadi efektif.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
