
Ilustrasi seseorang menggunakan siwak untuk membersihkan gigi.
JawaPos.com - Sejak dulu, orang sudah sadar bahwa kesehatan gigi dan mulut perlu dijaga. Sebelum ditemukannya odol, maka banyak cara yang digunakan seseorang untuk membersihkan gigi. Antara lain menggunakan abu gosok, jeruk nipis, sirih, dan siwak, tergantung daerahnya.
Siwak termasuk salah satu chewing stick yang telah digunakan sejak 3.500 tahun lalu. Ada 182 jenis tanaman yang dulu biasa digunakan sebagai chewing stick.
“Hanya siwak yang sampai saat ini masih digunakan karena menjadi bagian dari agama tertentu (Islam). Rasulullah meminta umatnya membersihkan gigi, dan Rasul mencontohkan dengan menggunakan siwak,” tutur Dosen Divisi Fisiologi, Dept. Anatomi Fisiologi dan Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Peryanian Bogor (IPB), dan Peneliti Pusat Studi Biofarmaka Tropika LPPM IPB, Siti Sadiah, dalam konferensi pers, Selasa (27/11).
Siwak berasal dari ranting tanaman Salvadora persica, yang banyak digunakan di daerah Timur Tengah hingga sekarang. Cara menggunakannya, batang siwak sepanjang +20 cm digigit-gigit salah satu ujungnya, hingga terurai seperti sikat. Begitulah cara siwak membersihkan gigi secara mekanik.
Tak hanya membersihkan gigi secara mekanik, siwak juga mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi gigi. Antara lain fluoride, vitamin C, antimikroba (benzyl isotiosianat), sulfur yang bisa mencegah radang gusi, dan tanin.
“Tanin menimbulkan kesat pada gigi,” ujar Diah.
Rasa kesat pada gigi adalah salah satu tanda, gigi sudah bersih. Begitu banyak penelitian yang membuktikan manfaat siwak, bila ditelusuri di mesin cari Google ada sekitar 8.000 penelitian terkait siwak.
"Tidak heran, siwak telah disetujui oleh WHO sebagai agen oral hygene,” jelas Diah.
Sekarang membersihkan gigi menjadi lebih mudah dengan adanya sikat gigi dan pasta gigi. Dari sekian banyaknya manfaat siwak, sayangnya masyarakat modern kini tidak lagi melakukannya. Ketidakpraktisan serta kesulitan memperoleh siwak menjadi alasannya.
Sasha Halal Toothpaste menghadirkan pasta gigi halal pertama dengan siwak asli, yang mampu membersihkan gigi secara maksimal dan sekaligus membunuh bakteri penyebab gigi berlubang serta napas tak segar. Sasha Halal Toothpaste, pasta gigi halal pertama dengan kandungan siwak, mengusung kampanye #WaktunyaHijrah.
“Kami mengajak masyarakat untuk hijrah untuk menjadi lebih baik, termasuk dalam pemilihan produk yang dikonsumi atau digunakan,” ujar Brand Manager Sasha Halal Toothpaste, yang diproduksi PT Kino Indonesia, Tbk. Danti Nastiti.
Danti juga menjelaskan bahwa Sasha Halal Toothpaste menggunakan siwak yang digunakan siwak asli yang diserpihkan, bukan diekstrak seperti pada produk lainnya. Sasha Halal Toothpaste mengandung bahan alami yang juga dianjurkan Syariat, tidak mengandung alkohol dan bahan lainnya yang berasal dari hewan.
"Sehingga Sasha halal dalam bahan maupun proses pembuatannya” tutupnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
