
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin sertijab beberapa jabatan strategis serta memimpin alih komando dan pengendalian (kodal) 6 korem pada Jumat (16/10). (TNI AD)
JawaPos.com - Tidak lama setelah serah terima jabatan (sertijab), Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita langsung memimpin sertijab beberapa jabatan strategis serta memimpin alih komando dan pengendalian (kodal) 6 korem.
Kegiatan itu berlangsung di Aula A. H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Jumat (16/10). Langkah itu dilakukan oleh TNI AD sebagai bagian dari penataan organisasi untuk memperkuat struktur komando dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Angkatan Darat.
Dalam kesempatan itu jabatan wakil kepala staf Angkatan Darat (wakasad) diserahterimakan dari Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa kepada Letjen TNI Tri Budi Utomo. Selain itu, jabatan dankodiklat juga diserahterimakan dari Letjen TNI Muhammad Hasan kepada Letjen TNI Muhammad Fajar.
Tidak hanya itu, jabatan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) juga diserahterimakan dari Letjen TNI Muhammad Fajar kepada Letjen TNI Iwan Setiawan, serta Danpussenif dari Letjen TNI Iwan Setiawan kepada Mayjen TNI Susilo.
Baca Juga:Tarif Antar Barang dan Makanan Ojol akan Diatur, Ekonom Ingatkan Risiko bagi UMKM dan Pengemudi
Sesuai dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa akan mengemban tugas sebagai wakil menteri pertanian dan mengajukan pensiun dini. Sementara Letjen TNI Tri Budi Utomo yang menjadi wakasad sebelumnya bertugas sekretaris jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Tandyo juga menerima penyerahan jabatan Asisten Intelijen (Asintel) KSAD dan Asisten Operasi (Asops) KSAD, serta memimpin sertijab sejumlah panglima kodam (pangdam). Yakni pangdam IM, pangdam IV/Diponegoro, pangdam XIII/Merdeka, pangdam V/Brawijaya, dan pangdam IX/Udayana, serta beberapa kepala Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI AD.
Khusus alih kodal 6 korem, TNI AD menjadi bagian penting dalam penyesuaian struktur komando kewilayahan. Yakni Korem 033/Wira Pratama dialihkan dari Kodam I/Bukit Barisan ke Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Korem 074/Warastratama dari Kodam IV/Diponegoro ke Kodam XXVI/Mataram, dan Korem 161/Wira Sakti dari Kodam IX/Udayana ke Kodam XXVII/Sobe Sonbai.
Setelah itu, Korem 152/Baabullah dialihkan dari Kodam XV/Pattimura ke Kodam XXVIII/Maluku Kie Raha, Korem 173/Praja Vira Braja dari Kodam XVII/Cenderawasih ke Kodam XXIX/Mambruk, serta Korem 162/Wira Bhakti dari Kodam IX/Udayana ke Kodam XXX/Rinambora.
TNI AD menyatakan bahwa penataan komando kewilayahan itu diharapkan bisa memperkuat pembinaan teritorial, kesiapsiagaan satuan, dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pertahanan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dengan struktur komando yang semakin adaptif, TNI AD terus meningkatkan efektivitas organisasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022