
Menkopolkam Djamari Chaniago mengingatkan internet kini menjadi media perekrutan jaringan terorisme yang menyasar anak, perempuan, dan generasi muda. (Istimewa)
JawaPos.com - Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Namun di sisi lain, ruang siber juga dimanfaatkan kelompok terorisme untuk menyebarkan paham radikal sekaligus mencari anggota baru dengan menyasar kelompok yang dinilai rentan.
"Internet digunakan sebagai alat perekrutan. Ironisnya, banyak anak dan perempuan yang dilibatkan. Lewat RAN PE Fase II ini kita harap pemerintah daerah ikut serta dalam pencegahan ancaman terorisme ini," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Jenderal TNI (Purn.)
Djamari Chaniago dalam Forum Penguatan Kolaborasi Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Fase II di Jakarta, Senin.
Djamari mengatakan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 tentang RAN PE Fase II 2026–2029.
Menurutnya, pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam membangun sistem pencegahan sejak dini di tengah masyarakat, terutama untuk melindungi anak, perempuan, dan generasi muda dari pengaruh paham ekstremisme.
Forum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya implementasi RAN PE Fase II yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Program ini menjadi acuan nasional dalam upaya pencegahan radikalisme dan ekstremisme berbasis kekerasan melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Kepala BNPT Eddy Hartono menjelaskan, RAN PE Fase II memuat 111 target aksi yang dikelompokkan ke dalam sembilan tema strategis dan akan dijalankan hingga 2029.
"RAN PE Fase Kedua menjadi pedoman bersama dalam membangun sistem pencegahan nasional. Keberhasilannya bergantung pada kolaborasi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia pendidikan, masyarakat sipil, media, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk membangun daya tangkal masyarakat, khususnya generasi muda," kata Eddy.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022