
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa jurnalis boleh berobat di RSPPN Panglima Besar Soedirman secara gratis meski tanpa BPJS. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Berbagai isu berkembangan terkait dengan keinginan Pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat TNI dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) canggih dan modern. Salah satunya helikopter legendaris buatan Amerika Serikat, Black Hawk.
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin pun buka suara terkait dengan alutsista tersebut. Dia tidak membenarkan atau membantah. Sjafrie hanya menyampaikan bahwa pihaknya masih harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan TNI sebagai pengguna alutsista.
”Saya belum tahu informasinya, nanti saya tanya sama panglima (TNI) dulu bagaimana evaluasinya,” ucap dia pada Rabu (22/10).
Pengadaan Helikopter Black Hawk untuk memperkuat Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) sempat disampaikan secara terbuka ketika Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa masih bertugas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021 lalu.
Namun demikian, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pengadaan alutsista tersebut. Selain Menhan Sjafrie yang belum menegaskan ihwal informasi tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga belum banyak komentar berkaitan dengan hal itu.
”Kita kan pengguna, yang penting kita menerima,” kata Jenderal Agus saat dikonfirmasi oleh awak media.
Sebelumnya, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Wenas menyampaikan bahwa pengkajian internal masih berlangsung. Niatnya hanya satu, yakni memastikan Kemhan memberikan alutsista terbaik.
”Untuk alutsista dalam konteks modernisasi masih dilakukan pengkajian internal, sehingga nantinya adalah alutsista yang terbaik yang bisa diberdayakan menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa,” ungkap dia saat dikonfirmasi pada Selasa (21/10).
Menurut Frega, Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama tiga matra TNI melakukan kajian terhadap berbagai platform TNI. Khususnya alutsista yang berpotensi bisa digunakan oleh institusi militer Indonesia untuk melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara.
”Kami mengkaji semua kemungkinan alutsista yang terbaik beserta aspek operasional hingga logistiknya. Bila nanti sudah ada info yang bisa disampaikan pasti akan diinfokan,” kata dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022