
Ilustrasi poster nobar film pesta babi. (IG/Watchdog).
JawaPos.com - TNI AD mengklaim sangat menghormati kebebasan berekspresi, termasuk dalam pemutaran film dokumenter Pesta Babi. Namun, jangan sampai ada kebohongan.
"Kami menghormati kebebasan berekspresi dan kebebasan berkarya dalam demokrasi, tetapi setiap produk informasi juga memiliki tanggung jawab moral. Hal ini agar tidak membangun stigma kebencian ataupun distorsi terhadap institusi negara," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan, Sabtu (30/5).
Hanya saja, Donny Pramono mengingatkan, jangan sampaikan kebohongan. "Banyak narasi kebohongan yang disampaikan," sambung Donny.
Sebagai contoh, Manu yang merupakan kepala suku di Papua. Dia muncul di film dokumenter Pesta Babi. Manu memberikan pernyataan yang berbeda saat melakukan podcast dengan influencer Bobon Santoso.
"Dalam podcast tersebut kepala suku menyatakan bahwa TNI betul-betul untuk masyarakat saat bertugas di sana," tandasnya.
Baca Juga:(Masih) Pesta Babi
Sementara itu, Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TNPB-OPM) turut menonton film dokumenter Pesta Babi yang diproduksi oleh Dandhy Laksono. Film tersebut telah ditonton ratusan ribu orang di berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, memberikan penghargaan kepada seluruh tim pembuat film dokumenter. Menurut dia, dokumenter Pesta Babi menjadi gambaran nyata kondisi Papua, terutama terkait kerusakan hutan, Program Strategi Nasional (PSN), serta dampak sosial bagi masyarakat adat.
"Film dokumenter ini menampilkan bagaimana hutan-hutan di Papua dirusak atas nama Program Strategis Nasional, hak masyarakat adat dirampas demi kepentingan elit pusat, serta tekanan mental yang dialami warga," ujar Sebby dalam keterangannya, dikutip dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Grup), Sabtu (30/5).

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
