Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 03.16 WIB

Soal Penyelundupan Senjata, Ini Ultimatum Panglima TNI untuk Tentara

Pasukan TNI - Image

Pasukan TNI

JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan kepada prajuritnya jangan melakukan tindakan ilegal, seperti melakukan penyelundupan senjata.


Hal ini Gatot katakan setelah ada penahanan terhadap pasukan perdamaian yang ditangkap di Bandara Al Fashir, Darfur Sudan. Oknum itu diduga melakukan penyelundupan senjata dan amunisi.


"Saya perintahkan tidak ada satu pun Prajurit TNI yang terlibat tindakan ilegal dengan membawa barang-barang terlarang dari daerah penugasan termasuk senjata api. Itu tindakan yang tidak dapat ditolelir," ujar Gatot Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (24/1).


Gatot memberi arahan khusus kepada anggotanya dalam upacara pemberangkatan 175 Prajurit Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-N/Monusco misi pasukan perdamaian ke Republik Demokratik Kongo.


Menurut Gatot, dalam melaksanakan tugasnya TNI tidak boleh membuat malu institusi militer serta negara Indonesia. Karena akan merusak citra yang selama ini sudah terbangun dengan baik. "Beberapa kali terjadi kejadian yang mencoreng nama Indonesia," katanya.


Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menambahkan, tugas yang diemban para prajurit TNI dalam misi perdamaian sangat menentukan citra dari Indonesia. Sehingga dalam setiap tugasnya Gatot berharap TNI selalu menjaga nama institusi dan negara.


"Keberhasilan pelaksanaan tugas sangat menentukan citra dan prestasi, serta keberlanjutan misi-misi perdamaian Indonesia di masa depan," pungkasnya.


Sebelumnya, pemerintah di Darfur Utara menyebutkan pasukan Indonesia yang tergabung dalam misi menjaga perdamaian campuran di Darfur (UNAMID) ditangkap pada Jumat (20/1) waktu setempat di bandara Al Fashir, Sudan.


Mereka ditangkap karena diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi yang disamarkan. Jenis amunisi yang diselundupkan meliputi 29 senapan Kalashnikov, empat senapan, enam senapan GM3 dan 61 berbagai jenis pistol, dan juga berbagai amunisi dalam jumlah besar. (cr2/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore