
Ilustrasi
JawaPos.com - Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) ke-8 Polri yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di El Fasher, Darfur Utara, Sudan, dijadwalkan tiba di Tanah Air, Minggu pagi (5/3). Pasukan yang selama ini bertugas di bawah payung PBB dan Uni Afrika (Unamid) akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma pukul 10.00 WIB dengan pesawat Jordan Air.
Sedangkan, Tim Bantuan Hukum Indonesia (TBHI) yang mendampingi Satgas FPU 8 akan menyusul satu hari kemudian dengan pesawat Qatar dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin pagi (6/3).
"Saat ini Satgas FPU 8, sejumlah 139 orang, sudah take off dari bandara El Fasher Darfur, hari Sabtu, 4 Maret pukul 14.00 waktu setempat," terang pejabat Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Bekto Suprapto kepada wartawan, Sabtu (4/3).
Menurutnya, kepulangan tersebut membuktikan Satgas FPU 8 tidak terbukti menyelundupkan senjata seperti yang dituduhkan sebelumnya. Rencana kepulangan FPU 8 pada 27 Desember 2016 lalu terpaksa ditunda karena aparat kepolisian Bandara El Fasher menemukan 10 tas berisi senjata api dan amunisi di teras Bandara.
Saat itu, anggota FPU 8 di Bandara El Fasher sedang melakukan proses bongkar muat dan pemeriksaan bagasi. Aparat kepolisian Sudan dan Unamid menduga, koper berisi senjata dan amunisi ilegal itu merupakan bagian dari tim FPU 8.
Namun, hal itu langsung dibantah karena tidak ada label identitas pemilik. Selain itu, koper misterius tersebut tidak termuat dalam daftar manifes barang-barang FPU 8 yang sudah disetujui Unamid. "Sejak awal FPU 8 telah membantahnya. Karena tas tersebut tidak beridentitas, tidak dibawa, atau tidak dalam penguasaan FPU 8," jelas Bekto.
Untuk mengusut perkara itu, Pemerintah Indonesia melalui Polri dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), telah membentuk TBHI. Mereka bersama-sama dengan Unamid tergabung dalam Joint Investigation Team (JIT) dan melakukan Administrative Fact Finding selama lebih dari satu bulan.
JIT memeriksa saksi-saksi yang berasal baik dari FPU 8, staf Unamid yang mengurus pergantian kontingen (MovCon), Military Police, petugas Air Ops bandara, dan staf UNAMID yang mengurus keamanan bandara (UNDSS). (ald/rmol/yuz/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
