Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 00.00 WIB

Indeks Kepuasan Haji 2026 Capai 83,28%, Menhaj Terus Meningkatkan Layanan

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 mencapai 83,28 persen dengan kategori sangat memuaskan. Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan capaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi layanan haji mulai dirasakan oleh jemaah sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang.

Menurut Irfan, hasil survei yang disusun Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi penguat bahwa berbagai perbaikan layanan tidak lagi hanya dinilai berdasarkan pengamatan di lapangan, tetapi juga didukung data kuantitatif yang terukur.

"Hasil ini menjadi modal kami untuk terus berbenah. Tantangan kami bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi meningkatkannya. Prinsip kami sederhana, hari ini harus lebih baik daripada kemarin," ujar Irfan dalam keterangan resminya, Kamis (6/8).

Selama ini, ia mengatakan bahwa banyak yang menilai penyelenggaraan haji semakin baik hanya berdasarkan pengamatan di lapangan.

"Hari ini penilaian itu diperkuat oleh data kuantitatif melalui indeks kepuasan yang disusun BPS," ucap Irfan.

Capaian tersebut, katanya, menjadi semakin berarti karena diraih pada tahun pertama operasional Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru. Dalam masa transisi sekitar tiga hingga empat bulan, kementerian menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji dengan melibatkan sekitar 7.000 aparatur di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah kami mampu memberikan layanan sebaik-baiknya kepada jemaah. Ini adalah buah dari doa dan kerja keras seluruh jajaran," katanya.

Irfan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur Kementerian Haji dan Umrah, petugas haji, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Meski demikian, ia menegaskan hasil survei tersebut bukan menjadi akhir dari upaya pembenahan layanan. Evaluasi akan terus dilakukan, terutama pada layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta penguatan pelaksanaan istithaah kesehatan bagi calon jemaah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore