Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Mei 2026 | 06.28 WIB

Eri Cahyadi Berangkat Haji, Armuji Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menunjuk wakilnya, Armuji menjadi Plh selama dirinya menjalankan ibadah haji. (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menunjuk wakilnya, Armuji menjadi Plh selama dirinya menjalankan ibadah haji. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menunjuk Wakil Wali Kota Armuji menjadi pelaksana harian (Plh), untuk memimpin jalannya pemerintahan selama dirinya menjalankan ibadah haji.

Eri Cahyadi bersama sang istri, Rini Indriyani, berangkat ke Arab Saudi pada Senin (19/5) untuk menunaikan rukun islam kelima. Pasangan tersebut dijadwalkan kembali ke Surabaya sekitar dua pekan mendatang.

Sebelum meninggalkan Surabaya untuk melaksanakan Ibadah Haji, Eri Cahyadi telah memberikan arahan dan menitipkan pekerjaan rumah (PR) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Bagaimana pelayanan publik kita cepat atau tidak? Karena itu tadi saya. Saya bermimpi, bukan bermimpi dan harus terwujud. Surabaya bukan tergantung dari wali kotanya," ujar Eri, Selasa (19/5).

Ia memberikan sejumlah perhatian khusus kepada para kepala dinas, mulai dari percepatan penanganan aduan warga hingga penguatan program pelayanan masyarakat berbasis lingkungan.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah satu RW satu tenaga kesehatan (nakes). Wali Kota Eri meminta program tersebut benar-benar berjalan optimal saat dirinya kembali dari Tanah Suci nanti.

“Selama saya menjalankan ibadah haji, keluhan masyarakat harus tetap ditangani dengan cepat, maksimal 1x24 jam. Selain itu, program satu RW satu nakes juga harus sudah berjalan optimal ketika saya kembali,” imbuhnya.

Wali Kota Eri menjelaskan, ketika laporan masyarakat sudah ditangani di tingkat RW dan langsung ditindaklanjuti perangkat daerah (PD) terkait, maka aduan tersebut semestinya tidak lagi masuk ke hotline pengaduan wali kota.

Karena itu, ia menilai keberhasilan kepala dinas justru terlihat dari semakin sedikitnya laporan pelayanan publik yang masuk ke hotline. Menurutnya, kondisi ini menandakan sistem birokrasi berjalan efektif hingga tingkat bawah.

"Saya sampaikan kepada teman-teman, jika hotline yang masuk banyak, berarti masih banyak persoalan yang belum ditindaklanjuti. Itu memengaruhi penilaian terhadap capaian output dan outcome kinerja kepala dinas,” tegas Eri.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore