
salah satu bahan makanan asal Indonesia di dapur konsumsi jamaah haji Inodnesia. selama masa puncak haji, konsumsi akan menggunakan makanan siap saji atau ready to eat. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com – Pasokan makanan segar dipastikan bakal berhenti saat masa puncak haji karena sulitnya distribusi. Karena itu, PPIH Arab Saudi menggantinya dengan makanan siap saji atau ready to eat (RTE).
Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jaenal Effendi menjelaskan, makanan RTE akan dibagikan untuk periode 7-13 Zulhijjah.
Artinya sejak dua hari sebelum wukuf hingga hari tasyrik berakhir, seluruh makanan untuk jamaah haji adalah RTE.
Hal itu disampaikan Jaenal usai menemui perwakilan dapur-dapur penyedia konsumsi jamaah di Makkah Jumat (15/5) malam Waktu Arab Saudi.
Makanan RTE untuk dapur-dapur akan tersedia untuk tanggal 7, 8 pagi, dan 13 Zulhijjah sore, saat pra dan pasca armuzna.
“Adapun di tanggal 8 siang, 9, 10, 11, dan 12, serta 13 pagi, ini sudah disediakan oleh syarikah, Dhuyuful Bait dan Rakeen,” terangnya.
Secara keseluruhan, selama lima hari masa puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jamaah akan mendapatkan makan 15 kali atau tiga kali sehari
Saat ini seluruhnya sudah siap untuk didistribusikan. Distribusi dilakukan dari Perusahaan RTE ke dapur, kemudian dapur akan mengirimkannya ke hotel masing-masing jamaah.
Jaenal memastikan bahwa menu RTE tetap bercita rasa Inndonesia, agar jamaah tidak perlu beradaptasi soal rasa.
Baca Juga:Menuju Puncak Haji 2026: 3 Kloter Terakhir Jamaah Haji Indonesia di Madinah Berangkat ke Makkah
“Ada rendang, ada telurnya. Macem-macem lah ini. Karena tentu harapannya selama sekian hari itu menunya berbeda-beda. Yang jelas cita rasa Indonesia,” jelasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
