
Jamaah melaksanakan tawaf di sekitar Ka'bah dalam kondisi panas menyengat. Para Jamaah haji di Indonesia diminta tidak memaksakan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bila kondisi tubuh tidak Fit. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com – Cuaca yang panas di Tanah Suci jadi tantangan tersendiri bagi jamaah haji Indonesia selama musim haji tahun ini.
Suhu udara yang sudah tembus 35 derajat, dan akan terus naik menjelang puncak haji, membuat potensi dehidrasi dan serangan panas atau heatstroke makin tinggi.
Kasi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKPPJH), Lansia, dan Disabilitas Daker Makkah, Mayor CKM dr. Ridwan Siswanto, Sp.N mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri dalam beribadah selama di Tanah Suci.
Dia tidak menampik bahwa tak sedikit jamaah yang merasa ke Tanah Suci adalah kesempatan sekali seumur hidup.
Baca Juga:Ini Rute yang Dilayani oleh Bus Shalawat di Makkah dan Ciri-cirinya, Jamaah Haji Jangan Salah Naik
Sehingga ia terus menerus beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tanpa mengenal waktu. Bahkan sampai lupa makan dan kurang tidur demi mengejar pahala ibadah.
“Tahajud (di Haramain) ya boleh saja, tapi kadang suka jadi euforia. Euforia, semangatnya, jadinya ibadah terus sampai kurang tidur,” terangnya di Makkah, Selasa (28/4).
Padahal, tujuan utama jamaah haji ke tanah suci adalah puncak haji, yakni wukuf di Arafah dan rangkaian haji lainnya.
Maka, kewajiban Hifdzun Nafs (menjaga keselamatan diri) menjadi berlaku bagi setiap jamaah haji.
Jangan sampai karena terlalu memaksakan diri beribadah di masjidil haram setiap waktu, saat menjelang puncak haji malah kehabisan tenaga bahkan sakit sehingga tidak bisa wukuf dengan maksimal.
Baca Juga:7.593 Jamaah Calon Haji Embarkasi Surabaya Sudah Terbang ke Tanah Suci, Ada 7 Kursi Kosong
“Termasuk jangan sering-sering umrah. Ya utamakan dulu yang umrah wajib. Umrah sunnahnya ya jangan diulang-ulang. sisakan tenaga untuk Armuzna, puncak haji, lanjut dr Ridwan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
