
Penampakan sejumlah armada yang akan digunakan sebagai bus shalawat. Seluruh layanannya gratis, dan jamaah diminta tidak memberi tips pada sopir bus. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com - Bus Shalawat disiapkan menjadi alat transportasi utama bagi jamaah haji di Makkah untuk bepergian dari hotelnya menuju Masjidil haram.
Bus-bus tersebut baru akan beroperasi saat jamaah haji kloter pertama tiba di Makkah dari Madinah akhir bulan ini.
Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Syarif Rahman menjelaskan, seluruh layanan bus shalawat dipastikan gratis. Jamaah tidak perlu keluar uang.
Syarif mengapresiasi jamaah haji Indonesia yang terkenal dermawan saat berada ditanah suci.
Dia mengatakan, sering kali jamaah haji Indonesia menyiapkan tips untuk sopir bus. Namun, sebaiknya itu tidak dilakukan.
"Menurut kami, tidak perlu (memberi tips) karena memang mereka itu sopir yang sudah dibayar oleh perusahaan," jelasnya.
Karena itu, Syarif tegas meminta jamaah haji untuk tidak memberi uang kepada sopir bus shalawat.
Keluarga jamaah juga diminta mengingatkan keluarganya yang berhaji, jangan pernah memberi tips kepada sopir bus shalawat.
Bus Shalawat ini merupakan layanan yang disiapkan Kementerian Haji dan Umrah untuk memudahkan mobilitas jamaah haji selama berada di Makkah.
Hanya saja, rutenya memang terbatas. Bus ini hanya melayani perjalanan jamaah dari hotel ke Masjidil Haram maupun sebaliknya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022