Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juni 2025 | 14.47 WIB

Air Zamzam Dibagikan di Asma Haji, Jemaah Diminta Tidak Nekat Memasukannya ke Koper

Jamaah haji bisa minum air zamzam di Masjidilharam. (Media Center Haji) - Image

Jamaah haji bisa minum air zamzam di Masjidilharam. (Media Center Haji)

JawaPos.com - Jemaah diingatkan supaya tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper. Pasalnya pasti terdeteksi petugas di bansara Arab Saudi dan kopernya dibongkar. Air zamzam dibagikan setibanya jemaah di embarkasi. 

Himbauan terkait air zamzam itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin di Makkah pada Senin (16/6) sore waktu setempat.

Dia menyampaikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan kepada jemaah haji yang akan pulang ke Tanah Air untuk tidak membawa air Zamzam ke dalam koper bagasi. Petugas berwenang akan membongkar paksa koper dan mengeluarkan air Zamzam.

Fauzin menceritakan jemaah haji biasanya melapisi air zamzam dengan lakban atau lainnya dengan harapan lolos dan tidak diketahui. Fauzin menegaskan, upaya tersebut akan sia-sia. Pasalnya mesin pemindai X-Ray akan dengan mudah mengenali cairan dalam koper, meskipun dilapisi lakban. 

"Jika ditemukan air Zamzam, maka koper bagasi akan dibongkar paksa untuk dikeluarkan," tuturnya. Akibatnya, tidak jarang resleting koper jemaah haji dapat rusak. Maka jemaah haji diimbau supaya tidak nekat untuk membawa air zamzam dalam koper bagasi.

Fauzin menjelaskan setiap jemaah haji mendapat jatah 5 liter air Zamzam. Jatah ini akan dibagikan saat jemaah tiba di asrama haji atau embarkasi. Sehingga, jemaah tidak perlu membawa air zamzam dari Arab Saudi.

"Setiap jemaah sudah mendapatkan jatah 5 liter air zamzam yang bisa diambil di asrama haji. Jemaah tidak perlu repot membawanya dari Arab Saudi," tegasnya. Fauzin meminta jemaah agar mematuhi aturan ini demi keamanan dan kenyamanan jemaah haji. 

Selain terkait air Zamzam, PPIH Arab Saudi juga mengingatkan kepada seluruh jemaah haji Indonesia agar tidak membawa payung dan kabel rol ke dalam kabin saat kepulangan ke Tanah Air. Pasalnya benda-benda tersebut termasuk dalam daftar barang yang dilarang dibawa ke dalam kabin pesawat. 

Larangan tersebut mengacu pada ketentuan keselamatan penerbangan internasional serta peraturan maskapai. "Barang-barang tersebut dikategorikan sebagai barang yang dapat mengganggu keselamatan atau kenyamanan penerbangan," jelas Fauzin.

Selain dua barang tersebut, PPIH Arab Saudi juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa benda tajam. Kemudian tidak membawa cairan lebih dari 100 ml, serta barang-barang yang mudah meledak atau terbakar ke dalam kabin. Larangan ini bukan semata aturan formalitas. Namun merupakan bagian dari prosedur keamanan internasional demi keselamatan bersama.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore