Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 18.06 WIB

Layanan Katering Haji Dibuat Dari Bumbu Asli Nusantara, Jemaah Puas dan Berharap Dipertahankan

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah memberi keterangan saat peluncuran program - Image

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah memberi keterangan saat peluncuran program

JawaPos.com - Tahun ini hampir seluruh olahan katering untuk jemaah haji menggunakan bumbu khas nusantara. Bumbu tersebut secara khusus diterbangkan dari Indonesia menuju Arab Saudi. Hasilnya jemaah merasa puas terhadap hidangan katering. Serta berharap untuk dipertahankan di masa-masa mendatang. 

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menuturkan, tahun ini bumbu khas nusantara yang dikirim dari Indonesia ke Saudi semakin besar. Pengiriman itu ditangani oleh BPKH Limited. 

"Feedback (dari jemaah) sejauh ini yang kami dapatkan dan kami selalu melakukan survei mereka sangat menikmati makanan yang bercita rasa Indonesia," kata Fadlul di sela forum IFN Indonesia Dialogues di Jakarta pada Senin (26/5). 

Dia mengungkapkan, tahun ini total bumbu masakan nusantara yang dikirim ke Saudi untuk katering haji mencapai 475 ton. Jumlah itu meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 75 ton saja. Bumbu itu meliputi beragam olahan khas Indonesia. Mulai dari bumbu rendang, balado, semur, gulai, dan lainnya. 

Fadlul mengatakan, untuk tahun-tahun berikutnya bumbu yang dikirim bisa lebih banyak lagi. Sehingga pengusaha atau bahkan petani yang terkait dengan rantai pasok bumbu katering haji itu, bisa mendapatkan berkah dari kegiatan haji.

"Kami berupaya untuk bisa memberikan akselerasi dan distribusi yang lebih banyak lagi untuk makanan (katering haji) bercita rasa Indonesia lebih luas," jelasnya. Fadlul bersyukur hingga saat ini jemaah haji Indonesia sangat puas dan mereka berharap ini bisa dipertahankan kedepannya. 

Lebih lanjut Fadlul menjelaskan, soal forum ISN Indonesia Dialogues. Dalam forum itu, BPKH ingin mendapatkan masukan tentang upaya mereka memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Mulai dari bidang perhajian, ekosistem industri halal, dan lainnya. 

"Saat ini kami masih fokus memperbesar kesempatan atau peluang berkolaborasi dalam rangka menyuplai kebutuhan bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi," tutur Fadlul. Dia mengungkapkan sebenarnya banyak hal yang perlu dikolaborasikan di dalam industri keuangan maupun industri halal ekosistem di Indonesia.

Upaya kolaborasi itu sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia. "Terbayang di pikiran saya adalah selama ini kita sudah melakukan misalnya ekspor untuk bumbu di sana. Kedepannya akan lebih banyak lagi ekspor dalam jumlah kuantitas yang lebih besar," kata dia. Upaya itu perlu dukungan dan keterikatan seluruh elemen industri di tanah air. (wan)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore