Qari Internasional Dasrizal Marah Nainin saat menjadi petugas haji di sektor khusus Bir Ali. (MCH 2025)
JawaPos.com – Nama Dasrizal Marah Nainin mungkin belum dikenal luas di Tanah Air, tetapi kiprahnya sebagai qari internasional sudah mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. Pria kelahiran Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, ini kini mengabdi sebagai petugas haji di sektor khusus Bir Ali, Arab Saudi.
Dasrizal bukan sosok biasa. Ia adalah juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Malaysia pada 2013 dan kembali menorehkan prestasi serupa di Kuwait pada 2022. Tak hanya itu, pada Ramadan terakhir, ia kembali meraih juara pertama dalam lomba tilawah Al-Qur’an khusus penduduk mukim di Arab Saudi, yang digelar oleh Radio Quran Riyadh.
“Alhamdulillah, dulu tahun 2013 saya diutus Kementerian Agama untuk MTQ Internasional di Kuala Lumpur, juara satu. Tahun 2022 juga di Kuwait, juara satu lagi. Terbaru kemarin di Riyadh juga juara satu,” ujar Dasrizal.
Kini, pria yang sedang menempuh studi S3 di King Abdul Aziz University Jeddah, dengan konsentrasi studi ulumul Quran, mendapat amanah menjadi petugas pendukung Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Ia tergabung dalam tim mukimin—warga negara Indonesia yang menetap di Arab Saudi.
Awalnya ia mendaftar sebagai petugas sekretariat, namun kemudian direposisi ke Daker Madinah dan kini ditugaskan di Bir Ali—tempat pengambilan miqat ihram bagi jemaah gelombang pertama yang mendarat di Madinah.
“Masya Allah, ini pengalaman pertama saya jadi petugas haji non-kloter. Pelayanannya langsung ke jemaah, dan latar belakang jemaah yang beragam tentu menjadi pengalaman luar biasa,” ungkapnya.
Baginya, bertugas melayani jemaah di Tanah Suci bukan sekadar pekerjaan, tapi ibadah yang tercatat sebagai amal jariyah. Ia mengaku merasa terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan spiritual ribuan jemaah Indonesia yang bersiap ihram di Bir Ali.
“Wajah-wajah jemaah yang datang terlihat semangatnya luar biasa. Banyak yang baru pertama kali naik pesawat, ke luar negeri, bahkan ke Tanah Suci,” ucapnya.
Namun, Dasrizal juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi fisik jemaah. Ia berharap para jemaah tidak terlalu memaksakan diri saat di Madinah, agar tenaga tetap prima hingga puncak haji di Arafah.
“Kita khawatir kalau terlalu diforsir sejak di Madinah, tenaga bisa menurun saat Wukuf di Arafah. Tapi kita doakan semuanya sehat dan ibadahnya sempurna,” ujarnya penuh harap.
Sebagai seorang qari yang kini menjadi pelayan tamu Allah, Dasrizal Marah Nainin membuktikan bahwa pengabdian bisa datang dari banyak jalur, baik lewat suara Al-Qur’an maupun pelayanan tulus kepada sesama muslim di momen sakral seperti haji.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
