Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 18.54 WIB

Jemaah Haji Diimbau Tak City Tour ke Luar Makkah, Termasuk Umrah Sunah ke Ji’ranah dan Hudaibiyah

Calon Jemaah Haji Indonesia yang menggunakan layanan bus Shalawat untuk beribadah di Masjidil Haram tiba di terminal Syib Amir, Makkah, Arab Saudi, Senin (12/5). (Andika/MCH 2025)

JawaPos.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk tidak melakukan city tour keluar Kota Makkah. Imbauan ini disampaikan mengingat pemerintah Arab Saudi tengah memperketat pemeriksaan administrasi dan keamanan menjelang puncak ibadah haji.

“Kami mengimbau jemaah haji tidak city tour sementara waktu,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ali Machzumi, Kamis (15/5). Ia menambahkan, pengawasan ketat difokuskan kepada jemaah yang belum memiliki kartu identitas resmi haji atau kartu Nusuk.

Pengetatan ini diberlakukan demi menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keamanan seluruh jemaah. Sesuai aturan otoritas Saudi, hanya mereka yang memegang visa haji resmi yang diperkenankan masuk dan beraktivitas di dalam wilayah Kota Makkah.

Selain larangan city tour ke luar kota seperti ke Thaif atau Jeddah, jemaah juga diminta tidak melaksanakan umrah sunah dari miqat luar kota seperti Ji’ranah dan Hudaibiyah. Lokasi tersebut termasuk dalam zona checkpoint atau pemeriksaan keamanan.

“Jika akan umrah sunah, agar mengambil miqat di Tan’im atau Masjid Aisyah,” kata Ali. Tan’im merupakan batas miqat dalam kota Makkah yang aman diakses jemaah karena tidak melewati pos pemeriksaan keamanan.

Lebih dari 100 Ribu Jemaah Sudah Terbang ke Arab Saudi

Hingga Jumat pagi (16/5) pukul 07.30 Waktu Arab Saudi, tercatat 101.302 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan dari Tanah Air. Angka ini setara 48,82 persen dari total kuota jemaah reguler Indonesia tahun 2025.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 38.464 jemaah sudah dipindahkan dari Madinah ke Makkah melalui jalur darat. Sedangkan total jemaah lansia yang sudah tiba tercatat mencapai 20.569 orang, menunjukkan bahwa hampir satu dari lima jemaah adalah lanjut usia.

PPIH mengingatkan bahwa mobilitas jemaah yang tinggi menjelang puncak haji harus disertai kedisiplinan, terutama dalam mengikuti aturan dan regulasi lokal.

Dengan mematuhi imbauan ini, diharapkan jemaah dapat beribadah dengan tenang, terhindar dari kendala administratif, serta lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore