Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 16.47 WIB

Duka dari Tanah Suci, Satu Jamaah Haji Asal Kediri Wafat di Makkah

Sejumlah Jamaah haji menjalani pemeriksaan bisa di fasilitas Makkah Route, Terminal 2F, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (8/5/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah Jamaah haji menjalani pemeriksaan bisa di fasilitas Makkah Route, Terminal 2F, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (8/5/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kabar duka kembali datang dari penyelenggaraan Ibadah Haji 2025. Seorang jamaah haji asal Kediri menghembuskan napas terakhir di Kota Makkah pada Rabu (14/5) pukul 13.50 Waktu Arab Saudi (WAS).

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah wafat seorang jamaah haji Embarkasi Surabaya, Inten Retno Wati, 56 tahun, dari kloter 5 Kabupaten Kediri pada Rabu (14/5) pukul 13.50 WAS di Kota Makkah," tutur ujar Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Sugiyo di Asrama Haji Sukolilo pada Kamis (16/5).

Dari data yang dihimpun, Inten meninggal dunia karena syok sepsis dan kegagalan multiorgan. Warga Desa Wonojoyo, Gurah, Kediri, itu sempat dilarikan ke Saudi National Hospital, tetapi nyawanya tak tertolong.

Kepergian Inten menjadi duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. "InsyaAllah almarhumah husnul khotimah karena wafat di tempat terbaik umat muslim, ketika sedang proses menunaikan ibadah haji,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jawa Timur ini mengatakan, dengan wafatnya Inten, maka total ada empat jamaah haji dari Embarkasi Surabaya yang wafat. 

Pertama, Isdiyono Taslim Atmo, 60 tahun, jamaah haji kloter 3 asal Tulungagung yang meninggal dunia di RSUD Haji Surabaya, Minggu (4/5) karena TBC yang dideritanya.

Dua hari kemudian, jamaah haji kloter 20 asal Sidoarjo bernama Nur Fadilah, 45 tahun wafat di dalam pesawat ketika menuju Tanah Suci Madinah, Selasa (6/5). Fadila diketahui memiliki riwayat diabetes dan darah tinggi.

Jamaah haji dari kloter 29 asal Kabupaten Bangkalan bernama Supatmi Supriadi Maulana, juga menghembuskan napas terakhirnya sebelum menginjakkan kaki di tanah suci. Ia wafat di RSUD Haji Surabaya, Sabtu (10/5).

“Dua jemaah wafat di asrama haji, satu jamaah di pesawat menuju Madinah, dan yang satu lagi di Makkah,” tukas Sugiyo. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore