
Petugas Haji dari Sektor 1 Daker Madinah sedang menyiapkan kamar hotel untuk kloter pertama yang datang Jumat (2/5). (Dhimas Ginanjar/JawaPos.com)
JawaPos.com – Sebanyak 18 hotel di kawasan Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Madinah telah dinyatakan siap menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan tiba pada 2 Mei 2025.
Persiapan tersebut dilakukan sejak akhir April dan telah melalui tahap observasi dan simulasi operasional oleh para petugas.
Kepala Sektor 1 Daker Madinah, Djumadi Wali, menyampaikan bahwa seluruh petugas sektor telah melakukan briefing intensif sejak 30 April untuk menyelaraskan seluruh elemen layanan.
Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa saat jemaah datang, semua sistem telah berjalan, mulai dari alur penempatan hotel hingga pengaturan keberangkatan menuju Makkah.
"Semua hotel di Sektor 1 sudah kami observasi. Kami cek kondisi kamar, lift, akses ke masjid, hingga dapur dan laundry. Tim juga sudah turun orientasi lapangan sejak dua hari lalu," ujar Djumadi saat ditemui di Kantor Daker Madinah, Kamis (1/5).
Sektor 1 menjadi sektor yang paling dekat dengan Masjid Nabawi, sehingga menjadi salah satu titik tersibuk dalam penyelenggaraan layanan haji.
Petugas sektor tidak hanya melayani jemaah dari hotel sektor itu sendiri, tetapi juga siap memberikan bantuan untuk jemaah dari sektor lain yang mungkin tersesat atau membutuhkan bantuan di sekitar area Nabawi.
Djumadi menjelaskan bahwa skema pelayanan yang diterapkan mencakup lima layanan utama, yaitu: bimbingan ibadah, konsumsi, akomodasi, transportasi, dan perlindungan jemaah, serta satu layanan tambahan yang semakin krusial dalam beberapa tahun terakhir, yakni layanan khusus untuk lansia dan jemaah risiko tinggi.
"Untuk lansia, kami siapkan pendamping, jalur akses lebih mudah, dan dukungan khusus saat ke masjid. Koordinasi dengan sektor kesehatan juga terus kami lakukan," tambahnya.
Setiap petugas telah dibagi tugasnya secara spesifik. Tim bimbingan ibadah akan mendampingi jemaah dalam menjalankan kegiatan salat dan ziarah di Nabawi.
Tim konsumsi memastikan seluruh jadwal makan berjalan tepat waktu, sementara tim transportasi telah menyiapkan sistem stiker yang akan memudahkan pengelompokan dan keberangkatan menuju Makkah.
Djumadi menekankan bahwa kesiapan ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal mental dan komitmen. Ia berharap seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niat tulus melayani tamu Allah SWT.
"Semua sudah kita siapkan. Sekarang tinggal menyambut jemaah dan memastikan mereka mendapat pelayanan terbaik sejak hari pertama tiba," pungkasnya.
Dengan kesiapan 18 hotel dan seluruh sistem pendukung di Sektor 1, jemaah haji Indonesia diharapkan dapat memulai fase awal ibadah mereka di Madinah dengan tenang dan nyaman.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
