Kadaker Madinah M. Luthfi Makki. (Media Center Haji 2025)
JawaPos.com – Menjelang kedatangan kloter pertama jemaah haji Indonesia pada 2 Mei 2025, Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah M. Luthfi Makki memberikan sejumlah imbauan penting kepada seluruh calon jemaah.
Dalam keterangannya di Kantor Daker Madinah, Rabu (30/4), ia mengajak para jemaah untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar ibadah haji dapat dijalani dengan lancar dan khusyuk.
Luthfi menyampaikan bahwa perjalanan ibadah haji bukan hanya soal ritual, tetapi juga perjalanan fisik dan mental yang panjang, dengan durasi tinggal di Arab Saudi mencapai sekitar 40 hari.
Oleh sebab itu, ia meminta agar para jemaah menjaga kondisi tubuh sejak sebelum keberangkatan, serta tetap disiplin saat tiba di Madinah.
Menurut Luthfi, selama berada di Madinah, jemaah akan mengikuti serangkaian aktivitas padat mulai dari ibadah di Masjid Nabawi, ziarah, hingga persiapan menuju Makkah.
Ia meminta agar jemaah tidak langsung memaksakan diri untuk beraktivitas penuh begitu tiba di hotel, terutama mengingat perbedaan suhu yang signifikan antara Arab Saudi dan Indonesia.
“Cuaca di sini panas dan kering. Jemaah harus pandai menjaga daya tahan tubuh, minum cukup air, dan jangan terlalu memforsir diri di awal,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap saling membantu dan gotong royong selama berada di Tanah Suci. Jemaah diminta untuk tidak segan bertanya atau meminta bantuan kepada petugas haji jika mengalami kesulitan.
Luthfi memastikan bahwa seluruh petugas di lapangan telah dilatih dan disiapkan secara profesional untuk melayani jemaah dengan ramah dan sigap.
“Semua petugas kami menggunakan seragam resmi dan siap membantu kapan pun dibutuhkan. Jemaah tidak perlu ragu atau merasa sungkan,” tegasnya.
Dari sisi teknis, Luthfi menegaskan bahwa seluruh layanan haji di Madinah sudah siap 100 persen. Akomodasi tersebar di 95 hotel yang berada di tiga kawasan utama sekitar Masjid Nabawi: Markaziyah Syamaliyah (utara), Ghorbiyah (barat), dan Janubiyah (selatan).
Untuk kebutuhan konsumsi, Daker Madinah telah menyiapkan 21 dapur yang akan melayani jemaah tiga kali makan per hari.
Menurut dia, koordinasi intensif telah dilakukan dengan semua pihak terkait, termasuk pengelola hotel, penyedia dapur, tim transportasi, dan kesehatan. Ia juga menyampaikan bahwa tim petugas yang dikerahkan telah dibekali pemahaman yang cukup mengenai lanskap kota dan karakter jemaah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
