
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat mengikuti rapat kerja dengan Komite III DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (2/12/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kementerian Agama (Kemenag) sering didera kasus korupsi. Terutama terkait dengan dunia perhajian. Tak ingin kasus serupa terulang, Menteri Agama Nasaruddin Umar me-warning jajarannya agar tidak memanfaatkan penyelenggaraan haji untuk bisnis pribadi.
”Kalau mau bisnis orientasi profit, di tempat lain. Jangan membisniskan jemaah haji,” kata Nasaruddin di sela peluncuran BPKH Apps di Jakarta, Jumat (13/12) malam. Untuk mencegah berbagai penyimpangan yang memanfaatkan data calon jemaah haji (CJH), Kemenag akan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Nasaruddin mengatakan, kolaborasi dengan Kemendagri diperlukan untuk mencegah terjadinya pergantian CJH yang tidak sesuai ketentuan. ”Ada (CJH) orang Makassar meninggal, tapi diganti orang Medan,” katanya. Kemudian, ada suami yang wafat, lalu diganti orang lain yang tidak punya ikatan ahli waris atau saudara.
Bahkan, Nasaruddin mengatakan, ada oknum yang sampai berani memalsukan data-data kependudukan. ”Ini kan pidana. Saya mohon betul, praktik seperti ini jangan terjadi lagi. Kami akan (tindak) tegas,” jelasnya. Nasaruddin mengajak pegawai Kemenag yang membidangi urusan haji untuk bekerja melayani jemaah sesuai peraturan.
Dia menyatakan sedang mempelajari aspek detail layanan haji. Nasaruddin ingin menertibkan pelaksanaan haji. Dengan begitu, kontroversi seperti isu korupsi, manipulasi, dan sejenisnya tidak ada lagi.
Nasaruddin mengingatkan, haji itu ibadah yang termasuk rukun Islam. Dia meminta pegawainya tidak coba-coba bermain dengan urusan rukun Islam.
Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah mengatakan, antrean jemaah haji di Indonesia sudah sangat panjang. Total ada 5,4 juta jemaah yang ada di daftar tunggu atau waiting list. Di daerah tertentu seperti Sulawesi Selatan, antrean haji sudah sampai sekitar 30 tahun, bahkan lebih.
Menurut Fadlul, banyaknya jemaah antre itu merupakan peluang sekaligus tantangan bagi ekosistem perhajian. (wan/c19/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
