Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juli 2024 | 18.47 WIB

Jumlah Jamaah Haji Indonesia yang Wafat Turun hingga 43 Persen

MENINJAU: Menteri PMK Muhajir Effendi meninjau jemaah haji Indonesia yang dirawat di KKHI Madinah. (MEDIA CENTER HAJI ) - Image

MENINJAU: Menteri PMK Muhajir Effendi meninjau jemaah haji Indonesia yang dirawat di KKHI Madinah. (MEDIA CENTER HAJI )

JawaPos.com - Jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat terus bertambah. Memasuki hari ke-59 operasional pelaksanaan ibadah haji 2024, tercatat sebanyak 405 jamaah yang berpulang ke Rahmatullah.

Tingkat kematian jamaah selama musim haji tahun ini mengalami penurunan dibanding 2023. Di mana, pada periode yang sama, tercatat sebanyak 705 jemaah yang wafat. Atau turun hingga 43 persen.

Berdasarkan data Siskohat Kemenag RI, mayoritas jemaah tanah air wafat saat berada di Makkah, mencapai 320 orang. Sedangkan, 41 jemaah lainnya wafat saat berada di Madinah.

Di luar itu, sebanyak 38 orang jemaah meninggal saat menjalankan ibadah puncak haji di Mina dan Arafah. Juga terdapat jemaah yang wafat saat berada di Bandara Jeddah.

Mengacu data tersebut, mayoritas jemaah tanah air yang wafat adalah para jemaah lansia. Di mana, 210 orang di antaranya adalah para jemaah yang berusia di atas 61 tahun. Sedangkan, yang lainnya adalah jemaah yang berada di rentang usia di bawah 60 tahun.

Kabid Kesehatan PPIH Arab Saudi dr Indro Murwoko menjelaskan, mayoritas jemaah haji tanah air wafat akibat penyakit berat. Mayoritas adalah karena jantung. Mencapai 70 persen. ”Terbanyak lainnya karena akibat penyakit paru serta stroke,” katanya.

Kondisi ini, kata dokter Indro, tak lepas dari kondisi kesehatan jemaah sejak sebelum berangkat ke tanah suci. Di mana, banyak jemaah yang memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, hingga diabetes.

Penyakit-penyakit itu rawan muncul saat kondisi fisik jemaah menurun. Saat ini saja, sebagian jemaah masih menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

Karena itu, PPIH Arab Saudi terus mengimbau agar para jemaah haji Indonesia yang masih berada di tanah suci untuk menjaga kondisi kesehatannya. Terutama menyesuaikan aktivitas ibadahnya dengan kondisi fisiknya.

”Jangan terlalu memforsir fisik. Mengingat seluruh rangkaian ibadah inti haji sudah dilalui,” kata Kepala Daker MAdinah PPIH Arab Saudi, Ali Machzumi.

Sementara itu, Menko PMK Muhajir Effendi memastikan bahwa penanganan dan layanan para jemaah yang masih dirawat di KKHI tetap maksimal.

”Seluruh jemaah ditangani sebaik-baiknya oleh petugas. Semoga mereka bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” katanya saat berkunjung ke KKHI Madinah, akhir pekan lalu.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore