Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2026 | 13.02 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah: 2.100 Jemaah Umrah Asal Jatim Terancam Tertunda Keberangkatannya

Ilustrasi jamaah Umrah melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah. UU Haji dan Umrah terbaru membawa sejumlah perubahan dalam regulasi haji dan umrah. (Bayu Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com - Konflik di Kawasan Timur Tengah antara Iran versus Amerika Serikat - Israel, memberikan dampak luas, salah satunya pada sektor perjalanan ibadah haji dan umrah ke Tanah Suci.

Di Jawa Timur, lebih dari dua ribu jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci beberapa hari ke depan, terancam tertunda keberangkatannya. Hal ini disampaikan Plt Kepala Kemenhaj Jatim, As'adul Anam.

Ia juga mengatakan bahwa Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah mengambil sikap di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah. Mereka mengeluarkan imbauan agar pemberangkatan jemaah umrah ditunda.

“Imbauan dari Kementerian Haji kemarin sore jam 15.00 WIB, sudah mengeluarkan statement melalui Pak Wakil Menteri Haji untuk menunda keberangkatan. Nah, ini sedang kita himpun," ucap Anam di Surabaya, Senin (2/3).

Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), Anam, menyebut ada 2.100 jemaah yang terdaftar akan melakukan keberangkatan umrah.

“Daftar yang ada di Siskopatuh itu ada sekitar 2.100 jemaah (umrah asal Jawa Timur) yang sudah mendaftar di Nusuk Masar, yang akan berangkat pada hari-hari ke depan ini,” sambungnya.

Kendati demikian, Anam menegaskan bahwa teknis operasional pemberangkatan jemaah umrah ada di setiap biro perjalanan atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Kemenhaj hanya mengimbau dan memantau.

“Itu kita belum tahu (apakah ditunda atau tetap berangkat sesuai jadwal), karena teknisnya di otoritas PPIU sendiri bukan di kita. Tetapi tetap kita pantau untuk proses keberangkatan dan sebagainya," tegas Anam.

Ia mengimbau para jemaah umrah yang berada di Tanah Suci maupun yang hendak berangkat untuk tetap tenang. Anam juga meminta jemaah untuk aktif mencari informasi terbaru melalui biro perjalanannya.

"Hingga saat ini seluruh jemaah (umrah asal Jawa Timur di Tanah Suci) dalam kondisi aman dan berada di bawah pendampingan pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU),” pungkasnya. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore