Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Juni 2025 | 03.50 WIB

Jemaah Lansia Tak Perlu Cemas, Wamenag Pastikan Safari Wukuf Sah Menurut Syariat

Wamenag Romo Muhammad Syafii (kedua kiri) didampingi anggota Amirul Hajj Muhadjir Effendy (kiri) dan Arifatul Fauzi (ketiga kanan) berbincang dengan peserta safari wukuf khusus lansia. (MCH) - Image

Wamenag Romo Muhammad Syafii (kedua kiri) didampingi anggota Amirul Hajj Muhadjir Effendy (kiri) dan Arifatul Fauzi (ketiga kanan) berbincang dengan peserta safari wukuf khusus lansia. (MCH)

JawaPos.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan bahwa safari wukuf, skema khusus bagi jemaah haji lanjut usia (lansia), jemaah dengan demensia, serta kelompok risiko tinggi (risti), sudah dipersiapkan dengan matang untuk pelaksanaan wukuf pada Kamis, 5 Juni 2025 atau 9 Dzulhijah.

Syafi’i meminta seluruh jemaah peserta safari wukuf tetap tenang karena pelaksanaan ibadah mereka sah secara syariat.

“Saya kira kalau dari skema yang dibangun sudah sangat membantu ya untuk jemaah yang risti, jemaah yang dimensia, jemaah yang lansia,” ujar Syafi’i saat meninjau Hotel Transit Khusus Jemaah Safari Wukuf di Makkah, Arab Saudi, Selasa (3/6).

Ia menyebutkan, para jemaah dalam skema ini sudah berada di tangan yang tepat. Bahkan, ia meminta tambahan fasilitas berupa air zam-zam agar mereka lebih nyaman.

Syafi’i mengapresiasi kerja para petugas haji yang sigap dalam melayani jemaah rentan. “Petugasnya juga sangat sigap, bahkan bukan cuma sigap, namun menunjukkan kasih sayang, saya sangat terharu sekali,” ungkapnya.

Di hotel tersebut, Syafi’i menyempatkan berkeliling kamar, menyapa jemaah lansia, dan melihat langsung proses perawatan mulai dari memandikan hingga menyuapi mereka makan.

Pengaturan Shift Jadi Kunci Lancarnya Safari Wukuf

Syafi’i menekankan pentingnya pengaturan shift kerja para petugas yang mendampingi jemaah safari wukuf. Menurutnya, tantangan terberat bukan hanya saat menurunkan jemaah, tetapi justru ketika menaikkan mereka ke bus untuk berangkat ke Arafah.

“Tinggal pengaturan shift-nya, karena ini kan menguras banyak tenaga, dan lebih berat nanti bukan saat menurunkan ini, tapi saat menaikkannya untuk kemudian wukuf di Arafah,” jelasnya. Ia berharap, dengan shift yang teratur dan dukungan asupan makanan bergizi, para petugas bisa menjaga stamina dan kelancaran pelayanan. “Insya Allah ini bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya optimistis.

Safari Wukuf Sah, Jemaah Lansia Diminta Tenang

Syafi’i juga menyampaikan pesan penting kepada para jemaah peserta safari wukuf agar tidak ragu atau cemas dengan keabsahan ibadah mereka. Ia menegaskan, wukuf di Arafah tetap sah meski dilakukan di dalam bus bagi mereka yang tidak mampu secara fisik.

“Salah satu yang menentukan kita haji sah atau tidak itu kan wukuf di Padang Arafah. Bagi yang sehat, ya dia berjalan, dan bagi yang tidak sehat, maka berada di dalam bus, itu juga perjalanan. Yang penting pada saatnya dia berada di Padang Arafah,” paparnya.

Karena itu, ia memastikan kepada para jemaah lansia bahwa safari wukuf sudah memenuhi syarat sah haji.

“Untuk bapak-bapak, ibu-ibu yang mengikuti safari wukuf, sudah dipastikan hajinya sah bila pada tanggal 9 Zulhijah berada di Padang Arafah. Jadi nggak usah ada keraguan,” tegasnya. Syafi’i pun mengajak seluruh jemaah mendoakan para petugas agar tetap sehat agar mampu melayani mereka hingga selesai menunaikan seluruh rangkaian ibadah.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore