Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Mei 2025 | 19.28 WIB

Baru Tiba di Madinah, Jemaah Haji Embarkasi Solo Asal Banjarnegara Meninggal Dunia dan Dimakamkan di Baqi

Karno sedang menelepon keluarga untuk memberitahu kabar duka meninggalnya Daimah. (Media Center Haji 2025) - Image

Karno sedang menelepon keluarga untuk memberitahu kabar duka meninggalnya Daimah. (Media Center Haji 2025)

JawaPos.com – Kabar duka datang dari Tanah Suci pada hari kedua kedatangan calon jemaah haji Indonesia. Seorang jemaah asal Banjarnegara, Jawa Tengah, Daimah binti Suwaryo, wafat sesaat setelah pesawat GA 6104 tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi, pada Sabtu dini hari (3/5).

Almarhumah berusia 66 tahun dan berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya, Karno Karta Semi (62 tahun), sebagai bagian dari kloter SOC-4 embarkasi Solo yang mendarat sekitar pukul 03.30 waktu Arab Saudi (sekitar 07.30 WIB). Daimah menjadi jemaah haji pertama yang meninggal di Arab Saudi.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Abdul Basir, menjelaskan bahwa almarhumah meninggal dunia tak lama setelah mengeluh pusing sesaat keluar dari toilet bandara.

“Informasi dari suaminya, selama penerbangan tidak ada keluhan apapun. Bahkan beliau tampak sehat dan baik-baik saja,” jelas Basir, Sabtu malam waktu setempat.

Namun, sang suami menyampaikan bahwa Daimah sempat memendam beban pikiran sebelum berangkat ke Tanah Suci, terkait kepastian keberangkatannya. “Itu disampaikan suami saat proses pemulasaran. Beliau sempat stres memikirkan apakah jadi berangkat atau tidak,” lanjut Basir.

Menurut kronologi yang disampaikan petugas di lokasi, sesaat setelah pesawat mendarat, Daimah meminta izin ke toilet. Namun saat keluar, ia mengeluh pusing lalu tak sadarkan diri.

Tim medis bandara langsung memberi pertolongan. Tidak lama kemudian, pihak berwenang mengeluarkan certificate of death (COD) sebagai bukti resmi wafat.

Jenazah Daimah langsung dishalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah, pada Sabtu malam. Basir mengungkapkan bahwa suami Daimah turut serta hingga proses memandikan jenazah.

"Namun saat akan menuju pemakaman, suaminya menyampaikan kepada saya bahwa ia tidak sanggup secara emosional untuk ikut mengantar ke pemakaman. Akhirnya kami serahkan beliau kembali ke kloternya di Sektor 1 Daker Madinah," ujar Basir.

Kondisi Karno saat ini dikabarkan cukup stabil. “Mudah-mudahan tetap semangat melanjutkan ibadah hajinya sampai selesai,” harap Basir.

Pemerintah memastikan seluruh hak jemaah yang wafat akan tetap dipenuhi, termasuk badal haji (ibadah haji yang diwakilkan) dan klaim asuransi sesuai regulasi.

Daimah menjadi jemaah haji Indonesia pertama yang wafat pada musim haji 2025. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan kesiapan mental para jemaah, terutama yang berusia lanjut.

PPIH Arab Saudi mengimbau seluruh jemaah untuk segera melapor jika merasa kurang sehat dan tidak memaksakan diri dalam aktivitas fisik berlebihan, terutama saat proses awal kedatangan dan adaptasi cuaca. Petugas kloter dan tenaga medis juga diminta untuk meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap jemaah lansia dan berisiko tinggi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore