Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 April 2025 | 01.05 WIB

Hadiri Undangan di Madinah, Menag Usul Pembangunan Museum Haji dan Hadis di Indonesia

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (tengah) bertolak menuju Madinah untuk mengikuti Pertemuan Forum Hadis Kerajaan Saudi (27/4) dini hari. (Humas Kemenag) - Image

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (tengah) bertolak menuju Madinah untuk mengikuti Pertemuan Forum Hadis Kerajaan Saudi (27/4) dini hari. (Humas Kemenag)

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bertolak ke Madinah untuk mengikuti pertemuan rutin Forum Yayasan Hadis yang terafiliasi dengan Kerajaan Arab Saudi. Di sela agenda resmi, Nasaruddin juga akan menyampaikan usulan pembangunan Museum Haji serta Museum Hadis di Indonesia. 

Kehadiran Menag dalam forum bergengsi itu, semakin memperkuat posisi Indonesia dalam kancah keilmuan Islam internasional. Sebelum keberangkatan ke Madinah pada Minggu (27/4) dini hari, Nasaruddin mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu dari tujuh anggota penasihat yayasan tersebut.

Pertemuan rutin yang diadakan tiga kali setahun di Madinah itu, menjadi platform penting bagi Indonesia untuk menyampaikan berbagai agenda strategis. "Saya ke Madinah memenuhi undangan Yayasan Hadis. Kami termasuk dalam tujuh anggota penasihat yayasan tersebut dan rutin bertemu tiga kali setahun di Madinah," ungkapnya.

Dalam pertemuan kali ini, Nasaruddin juga membawa aspirasi penting bagi kemajuan Islam di Indonesia. Termasuk rencana ambisius untuk membangun Museum Haji dan Museum Hadis di Indonesia. Dukungan dari Saudi diharapkan dapat merealisasikan proyek bersejarah itu.

"Ada banyak poin positif yang kita bawa. Kita ingin membangun Museum Haji dan Museum Hadis di Indonesia. Sekaligus mempererat hubungan intelektual dengan Arab Saudi," jelasnya.

Kepercayaan yang diberikan oleh institusi kerajaan Arab Saudi dengan melibatkan Indonesia dalam forum itu, merupakan pengakuan atas peran strategis bangsa Indonesia di dunia Islam. Hal ini membuka peluang emas untuk memperdalam kolaborasi di bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan antara kedua negara.

"Yang paling penting adalah kita mendapatkan kepercayaan, karena sudah masuk dalam institusi Raja. Ini hal yang sangat strategis untuk masa depan hubungan Indonesia dan Saudi," tegasnya.

Kunjungan Nasaruddin ke Madinah ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan bilateral. Tetapi juga membuka cakrawala kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, budaya, serta pengembangan ilmu keislaman, sekaligus mengukuhkan peran aktif Indonesia dalam percaturan Islam global. Dalam lawatannya ke Madinah ini, Menag juga akan memantau persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang mulai berlangsung pekan depan. (wan) 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore