JawaPos.com-Kabar baik untuk calon jamaah haji keberangkatan 2025, termasuk bagi jamaah umrah di tahun-tahun mendatang. Ke depan bakal semakin banyak hotel di Saudi, dengan standar layanan khas nusantara. Baik itu soal keramahannya, maupun detail layanan lainnya.
Layanan bernuansa Indonesia, bakal dirasakan jamaah haji maupun umrah, yang menginap di hotel-hotel yang dikelola sendiri oleh Indonesia. Informasi terbaru, bakal ada lima hotel yang dikelola sendiri oleh Indonesia. Kelima hotel itu tersebar di Kota Makkah, Jeddah, dan Madinah.
Adanya lima hotel yang dikelola Indonesia itu, merupakan hasil kerja sama antara BPKH Limited dengan Sidra Capital. Dalam kerja sama ini Sidra Capital berperan sebagai fund manager. Tugasnya menghimpun dan mengelola dana dari investor untuk mengembangkan aset produktif. Sementara itu, BPKH Limited dipercaya untuk mengelola aset produktif berupa hotel di Mekkah, Madinah, dan Jeddah.
Mudir BPKH Limited Sidiq Haryono mengatakan, kerja sama itu bertujuan untuk meningkatkan layanan kepada jemaah haji dan umrah baik dari Indonesia maupun negara lain. Dengan sinergi bersama Sidra Capital, BPKH Limited mengajak investor dari Indonesia maupun negara lain untuk berpartisipasi. "(Bersama-sama) Mewujudkan akomodasi hotel bagi jemaah haji dan umrah dengan layanan dan nuansa khas Indonesia dengan harga yang lebih baik," kata Sidiq dalam keterangannya Rabu (9/10).
Sidiq mengatakan mereka akan terus melakukan ekspansi bisnis di Arab Saudi. Khususnya dengan berfokus pada ekosistem haji dan umrah. Sebelumnya mereka berhasil bekerjasama dengan pengelola hotel Hilton di Mekkah dan pengelola Hotel Al-Anshar Golden Tulip di Madinah. Sehingga ada tujuh hotel di Arab Saudi yang dikelola Indonesia, melalui BPKH Limited.
"Kami sudah siap untuk menjadi pengelola hotel untuk jemaah haji dan umrah," jelas Sidiq. Untuk catatan, pada 2024 ini BPKH Limited telah melakukan kontrak Allotment atas 2 hotel di Mekkah dan Madinah. Selain itu pada musim haji 1445 Hijriyah, juga mengelola 71 unit restoran dan kantin pada hotel jemaah haji Indonesia di Mekkah. Kegiatan ini bekerjasama dengan pelaku UMKM diaspora Indonesia.
Dalam kesempatan yang lain, Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menyatakan, mereka mendukung langkah anak perusahaan BPKH Limited di Arab Saudi dalam upaya penyediaan dan operasional 5 hotel di Mekkah, Madinah, dan Jeddah. "Dengan tambahan 5 hotel yang dikelola BPKH Limited, diharapkan kualitas pelayanan akomodasi bagi jemaah haji dan umrah dapat lebih optimal dan nilai manfaat keuangan haji akan terus meningkat," katanya. (*)