IBADAH INTI: Dengan didampingi petugas, para jemaah yang kondisinya tidak memungkinkan menjalani safari wukuf dj Arafah dari atas bus
JawaPos.com - Selama musim haji, tidak semua jamaah haji Indonesia bisa melaksanakan semua rangkaian ibadah haji. Selain karena meninggal, juga karena mengalami gangguan kesehatan yang memaksanya tak mampu melanjutkan semua rangkaian.
Namun, mereka dipastikan tetap berstatus haji. Sebab, para jemaah yang berhalangan itu mendapat fasilitas badal haji atau hajinya digantikan.
Tahun ini, total ada 295 jamaah yang hajinya dibadalkan. Yang ”mewakili”-nya adalah para petugas yang diterjunkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Baca Juga: Koper Jamaah Haji Indonesia Rusak Berat, Kemenag Siapkan Cadangan
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief, menjelaskan, mayoritas jemaah yang dibadalkan itu adalah yang tengah sakit.
”Yakni 119 jamaah yang dirawat di RS Arab Saudi, serta 43 jamaah yang dirawat di klinik kesehatan haji Indonesia,” katanya.
Selain itu, kata Hilman, PPIH juga membadalkan 124 jemaah yang wafat. Mayoritas meninggal di Arab Saudi (baik di Madinah maupun Makkah). Total ada 115 jemaah. Sisanya adalah jemaah yang meninggal di embarkasi keberangkatan.
”Selain itu, ada sembilan jamaah haji yang belum dibadalkan pada musim haji tahun lalu,” katanya.
Kemenag RI memang memberlakukan sejumlah kebijakan khusus bagi jemaah yang masuk kategori sakit maupun lansia. Selain badal haji, PPIH juga memfasilitasi para jemaah yang berhalangan untuk safari wukuf saat di Arafah.
Baca Juga: Kasus Pemerasan Firli Bahuri Jalan di Tempat, Polri Nyatakan sudah Berkoordinasi dengan Kejaksaan
Melalui skema ini, para jemaah diantar oleh tim dari PPIH dengan menggunakan bus. Mereka memasuki kawasan Arafah untuk wukuf tanpa perlu turun bus. Setelah itu, mereka diantarkan kembali ke hotel tempat mereka menginap.
Selain itu, Kemenag juga menerapkan skema murur (melintas di atas kendaraan) saat prosesi mabid di Muzdalifah pasca wukuf di Arafah. Dengan skema ini, jemaah lansia cukup melintas saja. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Mina.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
