Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juni 2024 | 19.07 WIB

Berikut 3 Bacaan Niat Puasa Sunnah Menjelang Idul Adha Lengkap dengan Latin dan Artinya

Ilustrasi jemaah haji

Jawapos.com - Bulan Dzulhijjah tidak hanya tentang perayaan Idul Adha dan ibadah haji. Di sepuluh hari pertama, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti dzikir, sedekah, membaca Al-Quran, dan puasa.

Oleh sebab itu, penting untuk memahami bacaan niat puasa Dzulhijjah yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW guna menyempurnakan amalan di bulan penuh berkah ini.

Berikut adalah penjelasan mengenai 3 jenis puasa sunnah sebelum Idul Adha:

  1. Puasa Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah adalah bulan penutup tahun dalam kalender Islam. Pada bulan ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan salah satunya puasa.

Puasa sunnah Dzulhijjah dilaksanakan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Di antara sepuluh hari tersebut, tujuh hari pertama menjadi waktu utama untuk melaksanakan puasa sunnah ini.

Berikut adalah bacaan niat puasa Dzulhijjah:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latinnya: Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”

  1. Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Kata "Tarwiyah" berasal dari bahasa Arab yang berarti "merenung" atau "mempertimbangkan".

Hal ini melambangkan momen persiapan jemaah haji untuk merenungkan diri sebelum melaksanakan ibadah haji di Arafah.

Berikut adalah bacaan niat puasa Tarwiyah:

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore