Makanan dan minuman manis (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan identik dengan tradisi berbuka puasa dengan yang manis. Banyak umat Muslim memulai berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis mulai dari kolak, kurma, es buah atau teh manis hangat.
Ternyata kebiasaan ini bukan sekadar budaya tetapi memiliki dasar agama dan penjelasan ilmiahnya.
Berikut penjelasan lengkap tentang tradisi berbuka puasa dengan yang manis saat Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Islamic Relief UK dan Cleveland Clinic, Rabu (25/2) :
Berbuka puasa dengan manis termasuk kurma merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Hal ini dijelaskan oleh Islamic Relief UK bahwa Rasulullah menganjurkan berbuka puasa dengan kurma dan air.
Karena itu, banyak umat Muslim di seluruh dunia mengikuti kebiasaan ini. Tradisi ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga membawa manfaat kesehatan.
Setelah berpuasa lebih dari 12 jam, kadar gula darah cenderung menurun. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa konsumsi makanan manis dalam jumlah wajar dapat membantu menaikkan kadar gula darah yang turun.
Kurma sendiri mengandung glukosa dan fruktosa alami yang cepat diserap tubuh. Inilah sebabnya berbuka puasa dengan yang manis terasa langsung menyegarkan.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, karbohidrat sederhana dapat menjadi sumber energi cepat bagi tubuh.
Kurma dan buah-buahan mengandung gula alami bahkan gula tambahan.Hal ini membuatnya lebih aman dibandingkan minuman manis dengan pemanis berlebihan.
Berbuka puasa dengan makanan ringan dan manis membantu sistem pencernaan tidak kaget. British Nutrition Foundation menyarankan agar berbuka diawali dengan makanan ringan sebelum makan utama.
Cara ini membantu mencegah gangguan lambung. Tubuh pun bisa menerima makanan berat secara bertahap.
Rasa manis dapat memberikan rasa nyaman dan bahagia. Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa gula dapat memicu pelepasan dopamine yang berhubungan dengan rasa senang.
Inilah alasan mengapa teh manis hangat atau kolak terasa begitu menenangkan saat berbuka. Hal ini disebabkan karena ada efek emosional yang ikut bekerja.
Di Indonesia, menu manis saat berbuka sangat beragam mulai dari kolak pisang, es buah, kurma hingga bubur sumsum menjadi favorit keluarga.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
