Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Juni 2024 | 21.44 WIB

Mabid Tanpa Bermalam di Muzdalifah Bisa Dilaksanakan Musim Haji Tahun Ini

Ilustrasi ibadah Haji. - Image

Ilustrasi ibadah Haji.

JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) RI berencana menerapkan konsep murur dalam pelaksanaan ibadah di masa puncak haji yang terpusat di Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina).

Lewat skema murur, setelah mengikuti wukuf di Arafah, jamaah haji tidak perlu singgah di Musdalifah untuk melaksanakan mabid (bermalam).

Nantinya, jamaah hanya melintasi Musdalifah di atas bus yang mengangkut mereka. Lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju Mina.

Dikutip dari Lampiran Keputusan Pengurus Besar Harian Syuriyah PBNU, Jumat (31/5), diputuskan bahwa Mabit di Muzdalifah secara murur hukumnya sah jika murur di Muzdalifah tersebut melewati tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah. "Karena mencukupi syarat mengikuti pendapat wajib mabit di Muzdalifah," tulisnya.

Dijelaskan juga, jika mabit di Muzdalifah secara murur tersebut belum melewati tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah, maka dapat mengikuti pendapat bahwa mabit di Muzdalifah hukumnya sunnah.

Hal ini berdasarkan keterangan beberapa ulama. Misalnya, dalam Hasyiyah al-Jamal 'ala Syarh al-Manhaj dijelaskan bahwa berkenaan ungkapan Zakariya al-Anshari tentang wajib mabit sebentar, ada juga pendapat yang mengatakan bahwa mabit hukumnya sunnah. Ar-Rafi'i bahkan mengunggulkan pendapat ini.

Dalam Hasyiyah Ibn Hajar 'ala Syarh al-Idhah, dijelaskan juga tentang dua pendapat asy-Syafi'I tentang Mabit di Muzdalifah, wajib dan sunnah. Bila seseorang mengikuti pendapat yang mengatakan mabit itu wajib, maka dam-nya wajib. Apabila seseorang mengikuti pendapat yang mengatakan mabit itu sunnah maka dam-nya sunnah.

Di antaranya KH. Afifuddin Muhajir (Wakil Rais Aam/Sukorejo, Situbondo), KH. Musthofa Aqiel Siraj, KH. Masdar F Masudi, KH. Sadid Jauhari, KH. Abd Wahid Zamas, KH. Kafabihi Mahrus, KH. M Cholil Nafis, KH. Muhibbul Aman Aly, KH. Nurul Yaqin, KH. Faiz Syukron Makmun, KH. Sarmidi Husna, KH. Aunullah A’la Habib, KH. Muhyiddin Thohir, KH. Moqsith Ghozalie, KH. Reza A Zahid, KH. Tajul Mafakhir, Habib Luthfi Al-Athas, dan KH. Abd Lathif Malik.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore