Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Juni 2023 | 15.18 WIB

Jelang Puncak Ibadah Haji, DPR Ingatkan Pendampingan Jemaah Haji Bagi Lansia

LINTAS NEGARA: Jemaah haji bergiliran naik bus di Terminal Bab Ali, Makkah, dengan dibantu petugas. - Image

LINTAS NEGARA: Jemaah haji bergiliran naik bus di Terminal Bab Ali, Makkah, dengan dibantu petugas.

 
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mengingatkan, agar petugas haji memberikan pendampingan maksimal terhadap jemaah haji lansia ketika memasuki Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurut Diah, pendampingan jemaah haji lansia ini akan sangat dibutuhkan, karena cuaca yang sangat terik dan jarak tempuhnya pun cukup jauh.
 
Pernyataan ini disampaikan Diah saat bertemu Petugas Haji Indonesia di Pemondokan Sektor 1 dan 2, Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu (24/6) waktu setempat.
 
"Apalagi jemaah Haji per kloternya berjumlah 300-400 orang, tetapi petugas hajinya hanya kurang lebih mungkin 6 sampai 10 orang per kloternya. Ini nanti bagaimana Kementerian Agama melakukan manajemen sumber daya untuk melakukan pendampingan para jemaah haji kita, khususnya yang lansia," ucap Diah. 
 
 
"Kalau bicara komposisi, petugas haji agak terlalu berat kalau harus mendampingi satu persatu. Tadi ada solusi dari teman-teman petugas, (agar) teman sekamar kloter itu membantu untuk saling menolong bagi Lansia yang membutuhkan asistensi," sambungnya.
 
Selain itu, politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menyebut, dirinya juga masih melihat belum rapinya manajemen komposisi waktu bertugas bagi para petugas haji. Menurutnya, ada petugas haji yang bertugas lebih lama, ada juga yang tidak terlalu lama.  
 
“Nah ini kan juga jadi masalah. Bagaimana kita melakukan manajemen atas sumber daya manusia dalam pendampingan haji di tanah suci. Nah, itu yang hari ini menjadi salah satu konsen atau perhatian khusus dari proses pengawasan haji," imbuhnya.
 
Legislator Dapil Jabar VII ini juga berpesan meskipun ada beberapa solusi, misalnya, bagi yang tidak sanggup menjalankan ibadah haji secara fisik akan ada badal haji.
 
"Maka harapannya Kementerian Agama untuk tetap dilakukan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum agama," pungkasnya.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore