
DR Abdul Lathif Bin Muhammad Baltho (kanan) perwakilan Habib Bugak Asyi membagikan wakaf kepada calon jemaah asal Aceh di gedung Waqf Yaqub Bayk Al Quqandi, Kamis (8/6).
JawaPos.com - Jemaah haji asal Aceh yang telah tiba di Makkah menerima dana wakaf Baitul Asyi. Besarannya 1,500 riyal atau Rp 5,9 juta.
Wakaf itu diberikan kepada setiap jemaah haji yang ber-KTP Aceh dan membawa kartu yang diberikan ketika pemberangkatan dari embarkasi Aceh.
Abdullah Affan Asyi, pengurus wakaf mengatakan, wakaf itu berasal dari pengelolaan hotel yang diwakafkan Habib Buka al Asyi.
Menurut dia aset wakaf yang masih aktif adalah hotel 1800 kamar seluas 3000 m2, hotel terdekat dengan Masjidil Haram berisi 650 kamar seluas 1.000 m2, hotel di Aziziah seluas 1500 m2 yang ditempati orang aceh.
Ada juga rumah di Aziziah untuk 750 orang seluas 900 m2. Ada juga rumah di Syaukiah yang dibeli 76 juta real pada 2017.
Menurut dia, tahun ini ada 389 jemaah Aceh. Ada satu jemaah Aceh yang wafat di Makkah, dan akan dibadalhajikan
Pemberian dana wakaf itu sudah berlangsung sejak lama. Dananya bersumber dari pengelolaan hotel di Makkah yang merupakan hasil wakaf Habis Bugak Al Asyi.
Ceritanya, Habib Bugak pada 1,800 an berinisiatif mengumpulkan dana wakaf dari masyarakat Aceh untuk membeli tanah di Makkah yang diperuntukkan untuk jemaah haji dari Aceh.
Saat itu, dana yang dibawa dari Aceh itu dibelikan tanah yang jaraknya begitu dekat dengan Masjidilharam. Pemanfaatannya untuk hotel.
Namun ketika ada perluasan Masjidilharam, tanah wakah itu direlokasi. Pemerintah Arab Saudi memberikan ganti rugi. Uang itu dipakai untuk membeli dua bidang tanah yang lokasinya sekitar 500 meter dari Masjidilharam.
Hotel dibangun di atas lahan tersebut. Sebagian hasil dari hotel tersebut, mengalir ke semua jemaah haji asal Aceh setiap tahunnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
