Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Juli 2023 | 23.23 WIB

Selesai Puncak Haji, Bus Shalawat Kembali Beroperasi untuk Layani Jemaah

Bus Shalawat di Mekkah. Bus ini beroperasi pulang pergi selama 24 jam secara shuttle untuk mengantar jemaah dari hotel di Mekkah menuju Masjidilharam.

JawaPos.com - Layanan bus shalawat yang membawa Jemaah dari hotel ke Masjidil Haram pergi pulang kembali beroperasi sejak 2 Juli 2023. Sebelumnya, operasional ini dihentikan sementara jelang puncak haji.
 
“Jemaah dapat memanfaatkan bus shalawat tersebut ke Masjidil Haram untuk Tawaf Ifadah,” kata Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado di Jakarta, Senin (3/7).
 
 
Seiring berakhirnya fase Mina dan jemaah telah meninggalkan Mina, Dodo menyampaikan, petugas haji melakukan sweeping di tenda-tenda dan lokasi lainnya di Mina untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal. 
 
“Jemaah yang tertinggal dan terpisah dari rombongannya akan diantar ke hotelnya di Makkah,” ucapnya. 
 
“Selain jemaah, petugas juga menyisir barang-barang bawaan jemaah yang tertinggal di tenda. Setelah dikumpulkan dan didata, barang-barang tersebut dikembalikan ke jemaah melalui petugas kloter,” sambungnya. 
 
 
Dodo menyampaikann, tawaf Ifadah dimulai sejak tengah malam pada hari Nahr, tanggal 10 Zulhijah (menurut Imam Syafi’i dan Ahmad). Tawaf Ifadah, lanjutnya, dapat diakukan selama jemaah haji masih di Mekkah, dan tidak ada batas akhir waktunya (Abi Umar Yusuf bin Abdullah al-Syarkha’, al-Kaafi, (Libanon: Dār al-Ma’rifah, t. th), hlm. 134). 
 
“Mengakhirkan Tawaf Ifadah hukumnya boleh, dan tidak dikenakan dam,” jelasnya.
 
Kepada Jemaah, Dodo menyarankan jemaah haji gelombang I kloter 1 sampai 10 agar menyegerakan Tawaf Ifadah, dan mempersiapkan kepulangan. 
 
 
“Jemaah haji gelombang 2, dapat mengakhirkan Tawaf Ifadah dan menunggu agar kepadatan Masjidil Haram berkurang serta memberi kesempatan kepada jemaah gelombang 1 untuk melaksanakan Tawaf Ifadah terlebih dahulu,” ucapnya. .
 
Pemerintah mengimbau jemaah agar memanfaatkan waktunya dengan istirahat di hotel sebelum menjalani Thawaf Ifadah dan Sa’i. Kondisi Masjidil Haram yang padat padat saat ini, jemaah diimbau agar tetap dalam rombongannya masing-masing, dan jangan memisahkan diri. 
 
 
“Jemaah lansia, risti dan penyandang disabilitas dapat memanfaatkan layanan kursi roda dan skuter dari petugas resmi untuk Tawaf dan Sa’I, agar prosesnya berjalan lancar, aman dan tidak kelelahan,” tandasnya.
 
Hingga 1 Juli 2023 pukul 24.00 WIB, jumlah jemaah sakit yang dirujuk sebanyak 454 orang, dengan rincian: Rawat jalan di KKHI Makkah sebanyak 8 orang. Rawat inap di KKHI Makkah sebanyak 280 orang, dan Rawat Inap di RSAS sebanyak 166 orang.
 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore