Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juli 2023 | 16.53 WIB

Jemaah Haji Embarkasi Solo Meninggal di Tanah Suci Bertambah

Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi, di Asrama Haji Donohudan Boyolali. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto. - Image

Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi, di Asrama Haji Donohudan Boyolali. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.

JawaPos.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menyebutkan jumlah jemaah haji asal Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta yang meninggal dunia di Tanah Suci pada penyelenggaraan haji 2023 bertambah enam orang sehingga total menjadi 49 orang, dikutip dari ANTARA.

Berdasarkan data dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu yang diterima di Embarkasi Solo, Ahad, hingga pukul 08.30 WIB, jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci bertambah enam orang sehingga menjadi 49 orang, kata Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi, di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Baca Juga: Dua Tim Bisa Amankan Tiket Semifinal Hari Ini

Keenam jamaah haji meninggal tersebut atas nama Warsini Warsiman Basinan, 69, warga Temperak RT 006/001 Sarang Kabupaten Rembang Jateng, tergabung kloter 91, Saptono Mitro Sudarmo (59), warga Kwadungan RT 04/03 Karanganyar tergabung kloter 59, Siti Badriyah Dulah Iksan (72), warga Karangsari RT 01/02 Kebumen Jateng kloter 31, Ngadijanto Guno Widjarjo (75), warga Rewulu Wetan RT 02/20 Sleman DIY kloter 44.

Selain itu, jamaah haji meninggal dunia di Tanah Suci lainnya atas nama, Harimi Mursidi Abdul Ghofar, 66, warga Jalan Kendalisodo RT 02/02 Pemalang Jateng kloter 38, dan Paimah Mukaram Kasandikromo (78), warga Gegunung RT 07/01 Kabupaten Magelang tergabung kloter 25.

Baca Juga: Audisi PB Djarum: Menemukan Pemain Konsisten dan Bermental Juara

Jamaah Haji Warsini Warsiman Basinan dilaporkan meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), Jumat (30/6), pukul 04.01 WAS karena Septi Shock, Saptono Mitro Sudarmo, di RSAS, Jumat (30/6), pukul 14.50 WIB, karena Cardiogenic Shock, Siti Badriyah Dulah Iksan, di Pemondokan, Jumat (30/6), pukul 16.00 WAS karena Cardiovascular Diseases, Harimi Mursidi Abdul Ghofar di RSAS, Jumat (30/6), pukul 16.00 WIb karena Cardiovascular Diseases.

Sedangkan, Ngadijanto Guno Widjarjo, meninggal dunia, di RSAS, Jumat (30/6), pukul 17.37 WAS, karena Respiratory Disesases dan Paimah Mukaram Kasandikromo di Pemonfokan, Sabtu (1/7), pukul 07.30 WAS karena Shock Hypovolemic.

Baca Juga: Cecs Fabregas Umumkan Gantung Sepatu Sebagai Pesepak Bola

Keenam jamaah haji yang meninggal tersebut sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharae Arab Saudi. Sehingga, jumlah total jamah meninggal asal Embarkasi Solo, sebanyak 49 orang di urutan kedua dari total secara nasional sebanyak 272 orang dan tertinggi asal Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 53 orang.

"Kabar duka jamaah haji meninggal itu, PPIH Embarkasi Solo menyampaikan ikut berduka cita sedalam-dalamnya. Kami kemudian melanjutkan kabar duka ke panitia daerah untuk diteruskan ke pihak keluarga jamaah," kata Gentur.

Baca Juga: Persiapan Tak Matang Iga Swiatek Jelang Wimbledon

Sementara itu, PPIH Embarkasi Solo telah mempersiapkan penyambutan pemulangan jamaah haji kloter pertama Jateng dan DIY di Asrama Haji Donohudan Boyolali, mulai tanggal 5 Juli mendatang.

Jamaah haji kloter vpertama Embarkasi Surakarta dijadwalkan diberangkatkan daroi Jedah Arab Saudi, pada Selasa (4/7), pukul 11.00 WAS dan diperkirakan akan tiba di Tanah Air atau Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Rabu (5/7), pukul 04.10 WIB dengan penerbangan carteran Garuda Indonesia dengan no. penerbangan GIA 6202. ***3***

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore