
Luxia Pro Ultra 5. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polytron, perusahaan elektronik asal Indonesia, secara resmi merilis laptop pertamanya di Tanah Air pada Selasa (5/8). Produk ini diberi nama Luxia dan hadir dalam tiga varian yang ditujukan untuk segmen berbeda, yakni Luxia i3, Luxia Pro i5, dan Luxia Pro Ultra 5.
Nama Luxia dipilih karena dianggap merepresentasikan karakter laptop tersebut. Luxia merupakan akronim dari tiga unsur yakni Lux, i, dan a.
Lux merujuk pada kata Luxury atau kemewahan, yang tercermin dari penggunaan material magnesium aluminium pada bodinya. Huruf i melambangkan Intelligence, menandakan kemampuan laptop ini dalam menangani berbagai tugas secara simultan.
Sementara itu, a berasal dari kata Affirmation, yang mencerminkan bahwa Luxia bukan hanya perangkat untuk mendukung produktivitas, tetapi juga bagian dari gaya hidup penggunanya.
"Peluncuran produk ini tumbuh dari aspirasi konsumen agar kami dapat melengkapi kategori produk untuk dapat mendukung produktivitas mereka," kata Tekno Wibowo pada saat peluncuran di Jakarta, Selasa (5/8).
Berikut spesifikasi ketiganya selengkapnya!
Luxia i3
Varian ini dirancang untuk pengguna pemula, seperti pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan perangkat untuk aktivitas sehari-hari.
Luxia i3 ditenagai oleh prosesor Intel Core i3-1215U, dilengkapi RAM 8GB, serta penyimpanan SSD PCIe Gen 3 berkapasitas 256GB. Jika diperlukan, RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB dan kapasitas penyimpanan hingga 2TB.
Meski tampil dengan desain minimalis, Luxia i3 tetap fungsional. Laptop ini memiliki layar IPS 14 inci beresolusi 16:10 dengan 400 nits, bodi berbahan logam, dan engsel yang memungkinkan layar terbuka hingga 180°.
Fitur lainnya mencakup baterai berkapasitas 55Wh, konektivitas USB-C dengan fungsi penuh, WiFi 5.0, Bluetooth 5.0, serta tombol Copilot Key yang terintegrasi langsung dengan sistem operasi Windows.
Harga Luxia i3: Rp 5.499.000
Luxia Pro i5
Luxia Pro i5 hadir dengan prosesor Intel Core i5-1235U, RAM 16GB, serta penyimpanan SSD NVMe 256GB atau 512GB. Bobotnya yang ringan, kurang dari 1 kilogram, menjadikannya ideal untuk pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi dan kinerja multitasking yang andal.
Namun karena desainnya yang ramping, RAM menggunakan sistem soldered dan tidak dapat di-upgrade. Sementara itu, penyimpanan masih bisa ditambah sesuai kebutuhan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
